Surah an-Naba’: Hari Kiamat Sangat Jelas Sehingga Sungguh Aneh Mempertanyakannya Apalagi Mengingkarinya

Artikel

 

Bacaan Lainnya

Surah an-Naba’: Hari Kiamat Sangat Jelas Sehingga Sungguh Aneh Mempertanyakannya Apalagi Mengingkarinya

 

Oleh: Arsiya Heni Puspita

(Jurnalis dan Penulis)

 

Surah ini dinamakan an-Naba’ artinya Berita Besar. Kata tersebut diambil dari ayat kedua surah ini. Nama lain surah ini adalah surah an-Naba’ al-‘Azhim, surah Ammayatasa’alun dan mempersingkatnya menjadi surah Amma, surah at-Tasa’ul, dan surah al-Mu’shirat. Nama-nama ini berasal dari ayat kesatu dan kedua pada surah ini.

Surah ini merupakan surah ke-78 dalam al-Qur’an terdiri dari 40 ayat, termasuk golongan surah Makkiyyah, artinya diturunkan saat Rosulullah masih di Mekah. Kata lainnya, Rosulullah belum hijrah ke Madinah.

Surah ini adalah surah yang ke-80 jika ditinjau dari bilangan turunnya surah-surah dalam al-Qur’an. Ia turun sesudah surah al-Ma’arij dan sebelum surah an-Nazi’at.

Surah ini mengandung uraian tentang hari Kiamat dan bukti-bukti kuasa Allah swt untuk mewujudkannya. Bukti penciptaan alam raya yang demikian hebat serta sistem yang mengaturnya.

Tema utama surah ini adalah tentang hari Kiamat merupakan satu hal pasti terjadi dan tidak dapat diragukan sedikitpun. Demikian tafsir al-Misbah.

Adapun tafsir secara singkat berdasarkan Tafsir al-Misbah “Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Qur’an” karya M. Quraish Shihab yang diterbitkan oleh Lentera Hati.

Terjemahan QS. al-Naba’ (Berita Besar) 78: 1 – 5

Tentang apakah mereka saling bertanya? (1) Tentang berita yang besar (2) Yang mereka tentang itu berselisih(3). Sekali-sekali tidak, kelak mereka akan mengetahui (4). Kemudian sekali-kali tidak, kelak mereka akan mengetahui (5).

Tafsir QS. al-Naba’ (Berita Besar) 78: 1 – 5

Awal surah ini mengajukan pertanyaan dengan tujuan menampakkan keheranan atas sikap mereka, memperingatkan, dan mengancam mereka.

Allah swt berfirman, tentang apakah mereka penduduk Mekah saling bertanya-tanya? Sungguh sikap mereka sangat aneh dan sungguh pertanyaan itu semestinya tidak muncul karena mereka saling bertanya tentang berita besar yang disampaikan Rasulullah.

Antara lain keniscayaan Kiamat yang mereka tentang berita penting itu salin berselisih. Ada yang membenarkannya tanpa ragu, ada yang menilainya mustahil lalu menolaknya. Ada yang hanya ragu tetapi akhirnya menolak berdasarkan keraguannya.

Kemudian, ada lagi yang menolak dan mengingkatinya karena keras kepala. Sekali-sekali tidak, bukankah hal demikian pasti dan jelas itu masih dipertanyakan apalagi diingkari. Hendaklah mereka berhati-hati terhadap pengingkaran itu.

Kelak mereka akan mengetahui secara pasti kebenarannya serta akibat penolakan mereka ketika mereka menyaksikan sendiri kejadiannya, kemudian sekali lagi, sekali-sekali tidak kelak mereka akan mengetahui betapa besar siksa yang menimpa mereka akibat penolakan itu.

Kata amma terdiri dari huruf an dan ma. Lalu, huruf alif pada kata ma dihapus untuk mempersingkat sekaligus mengisyaratkan pertanyaan itu seharusnya dihapus dan tidak perlu muncul. Itu adalah sesuatu yang sangat jelas sehingga sungguh aneh yang mempertanyakannya apalagi yang mengingkarinya.

Kata yatasa’alun dari kata tasa’ala yang menunjukkan ada dua pihak saling tanya-menanya. Ia digunakan juga dalam arti seringnya terjadi hal itu.

Kata an-naba hanya digunakan untuk berita yang penting berbeda dengan kata khabar pada umumnya dugunakan juga untuk berita-berita sepele. Berita baru dinamai naba’ apabila mengandung manfaat besar dalam pemberitaannya, adanya kepastian atau paling tidak dugan besar tentang kebenarannya.

Penyifatan an-naba dengan kata al-‘azhim/besar-agung menunjukkhan bahwa berita tersebut bukan hal biasa tetapi luar biasa pada peristiwa, kejelasan, dan buktinya, sehingga mestinya ia tidak perlu dipertanyakan lagi.

Yaa Allah, ampunilah kami dan berilah kami rahmat-Mu dan Engkau adalah pemberi rahmat yang paling baik. Kabulkanlah permohonan kami.

Maha Benar Allah dalam segala Firman-Nya dan Maha Benar Nabi Muhammad Saw. Wallahu a’lam bishowab.

Pos terkait