Artikel
Surah al-Hadid: Besi Terdapat Kekuatan Hebat dan Bermanfaat bagi Manusia
Oleh: Arsiya Heni Puspita
(Jurnalis dan Penulis)
Surah ini dinamakan al-Hadid artinya Besi diambil dari ayat ke-25 pada surah ini. Nama ini telah dikenal masa Rosulullah saw.
Surah ini merupakan surah ke-57 dalam al-Qur’an terdiri dari 29 ayat. Surah ini termasuk golongan surah Madaniyyah, artinya diturunkan setelah Rosulullah hijrah ke Madinah.
Surah ini adalah surah yang ke-95 jika ditinjau dari bilangan turunnya surah-surah dalam Al-Qur’an. Dia turun sesudah surah az-Zalzalah dan sebelum surah al-Qital.
Tema utama adalah mengingatkan kuasa dan kebesaran Allah swt juga penekanan pentingnya berinfak di jalan-Nya dan menjauhi kekerasan hati yang menjadi ci-ciri orang Yahudi. Lainnya, penjelasan tentang keumuman risalah Nbi Muhammad saw untuk seluruh umat manusia.
Untuk itu diperlukan jihad yang membutuhkan harta benda guna meninggikan kalimat Allah swt sebagai upaya menghindar dari siksa pada hari Kemudiaa atau Kiamat. Demikian tafsir Al-Misbah.
Adapun tafsir secara singkat berdasarkan Tafsir Al-Misbah “Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Qur’an” karya M. Quraish Shihab yang diterbitkan oleh Lentera Hati.
Terjemahan QS. al-Hadid (Besi) 57: 25
“Sungguh Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan neraca supaya manusia melaksanakan keadilan. Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia. Dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa.
Tafsir QS. al-Hadid (Besi) 57: 25
Tujuan Allah swt mengutus para rasul dan menurunkan kitab suci serta neraca agar manusia menegakkan keadilan dan hidup dalam masyarakat yang adil. Allah swt juga menciptakan besi sebagai alat penegak keadilan.
Berdampingan dengan infak dalam berjihad di jalan Allah swt. Ayat ini juga sebagai nasihat kepada mereka yang belum bersungguh-sungguh menggunakan anugerah Allah swt sesuai dengan ketentuan-Nya.
Allah swt memeberikan mereka kemampuan untuk berinfak, maka seharusnya mereka berinfak. Allah mengutus nabi dan rasul untuk ditaati maka sepatutnya mereka menyambut baik tuntunannya. Allah swt menciptakan besi digunakan untuk menghadapi pembangkang.
Besi mempunyai kekuatan yang dapat membahayakan serta menguntungkan manusia. Lempengan besi dengan berbagai macamnya secara bertingkat-tingkat mempunyai keistimewaan dalam bertahan menghadapi panas, tarikan, kekaratan, dan kerusakan.
Besi juga lentur hingga dapat menampung daya magnet. Karena besi adalah logam yang paling cocok untuk bahan senjata dan peralatan perang serta bahan baku industri berat dan ringan yang dapat menunjang kemajuan peradaban.
Kemudian, besi juga banyak kegunaan bagi mahluk hidup. Komponen besi masuk dalam proses pembentukan klorofil zat hijau tumbu-tumbuhan terutama daun yang terpenting dalam fotosintesis merupakan proses pemanfaatan energi cahaya matahari.
Hal ini membuat tumbuh-tumbuhan dapat bernafas dan menghasilkan protoplasma yang merupakan zat hidup dalam sel. Dari situlah zat besi kemudian masik ke dalam tubuh manusia dan hewan.
Yaa Allah, masukkanlah kami ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada kami serta orang yang saleh di antara nenek moyang, istri, dan keturunan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
Kabulkanlah permohonan kami. Maha benar Allah dalam segala Firman-Nya dan Maha Benar Nabi Muhammad Saw. Wallahu a’lam bishowab.







