Surah al-Buruj: Allah SWT Membalas Orang yang Menyiksa Orang Mukmin

Artikel

 

Bacaan Lainnya

Surah al-Buruj: Allah SWT Membalas Orang yang Menyiksa Orang Mukmin

Oleh: Arsiya Heni Puspita

(Jurnalis dan Penulis)

 

Surah ini dinamakan al-Buruj artinya Gugusan Bintang. Kata tersebut diambil dari ayat pertama surah ini. Nama lainnya as-Sama’ Dzat al-Buruj.

Surah ini merupakan surah ke-85 dalam al-Qur’an terdiri dari 22 ayat, termasuk golongan surah Makkiyyah, artinya diturunkan saat Rosulullah masih di Mekah. Kata lainnya, Rosulullah belum hijrah ke Madinah.

Surah ini adalah surah yang ke-27 jika ditinjau dari bilangan turunnya surah-surah dalam al-Qur’an. Ia turun sesudah surah wa asy-Syams wa Dhuhaha dan sebelum surah at-Tin.

Tujuan utama surah ini adalah tentang kekuasaan Allah swt serta ancaman kepada mereka yang menganiaya orang yang beriman karena keimanan mereka. Lainnya, memberi balasan bagi orang kafir serta ganjaran bagi orang beriman. Tujuan utama berikutnya, memaparkan hakikat aqidah serta dasar-dasar penghayatan iman. Demikian tafsir al-Misbah.

Adapun tafsir secara singkat berdasarkan Tafsir al-Misbah “Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Qur’an” karya M. Quraish Shihab yang diterbitkan oleh Lentera Hati.

Terjemahan QS. al-Buruj (Gugusan Bintang) 85: 1 – 3.

“Demi langit yang mempunyai gugusan (1). Demi hari yang dijanjikan (2). Dan yang menyaksikan dan yang disaksikan”. (3).

Tafsir QS. al-Buruj (Gugusan Bintang) 85: 1 – 3.

Pada surah ini Allah swt menguraikan pengalaman umat terdahulu yang dianiaya orang-orang kafir namun Allah SWT membalas mereka.

Aku bersumpah demi langit yang mempunyai gugusan bintang atau tempat persinggahannya atau bintang-bintang itu sendiri yang demikian besar bagaikan istana-isatana langit. Demi hari yang dijanjikan.

Juga demi yang menyaksikan peristiwa dahsyat dan yang disaksikan peristiwa itu. Kami pasti akan memberikan balasan kepada semua yang menaniaya orang-orang beriman, sebagaimana telah terjadi pada pendurhaka masa lampau atau kamu semua akan dibangkitkan untuk mempertanggungjawabkan amal-amal kamu.

Kata al-buruj bentuk jamak dari kata al-burj pada mulanya berarti sesuatu yang nampak. Kata ini sering digunakan dalam arti bangunan besar atau istana yang tinggi karena kebesaran dan ketinggiannya menjadikan ia nampak dengan jelas.

Benteng juga dinamai buruj karena biasanya bangunan pertama yang nampak sebelum memasuki kota. Ayat ini menggambarkan sesuatu yang sangat agung dan dahsyat. Banyak ulama yang memahami kata al-buruj dalam arti gugusan bintang yaitu letak bintang yang tampak di langit dalam bentuk beragam dan terbagi dua belas macam disebut rasi Bintang.

Yaa Robbanaa, ampunilah kami, ibu bapak kami, orang yang masuk ke rumah kami dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan. Kabulkanlah permohonan kami.

Maha Benar Allah dalam segala Firman-Nya dan Maha Benar Nabi Muhammad Saw. Wallahu a’lam bishowab.

Pos terkait