Surah Ad-Dukhan: Peringatan dan Ancaman Keras Bagi Siapa Saja yang Tidak Menerima Al-Qur’an

Artikel

 

Bacaan Lainnya

Surah Ad-Dukhan: Peringatan dan Ancaman Keras Bagi Siapa Saja yang Tidak Menerima Al-Qur’an

Oleh: Arsiya Heni Puspita

(Jurnalis dan Penulis)

 

Surah ini dinamakan Ad-Dukhan artinya Kabut diambil dari ayat kesepuluh pada surah ini. Kata dukhan disebut juga di surah lain tetapi tidak memiliki makna kabut yang akan terjadi atau asap yang berbeda dengan asap lainnya sebagai bukti kebenaran Rosulullah saw.

Ini merupakan surah keempat puluh empat dalam Al Qur’an terdiri dari 59 ayat, termasuk golongan surah Makkiyyah, artinya diturunkan saat Rosulullah masih di Mekah. Kata lainnya, Rosulullah belum hijrah ke Madinah. Dia turun sesudah surah Az-Zukhruf dan sebelum surah Al-Jatsiyah.

Tema utama surah ini adalah peringatan dan ancaman keras bagi siapa saja yang tidak menerima Al-Qur’an yang berupa Rahmat dan keberkhan bagi semua mahluk. Lainnya, surah ini bagaikan palu yang mengetuk dengan keras hati manusia. Demikian tafsir Al-Misbah.

Adapun tafsir secara singkat berdasarkan Tafsir Al-Misbah “Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an” karya M. Quraish Shihab yang diterbitkan oleh Lentera Hati.

Terjemahan QS. Ad-Dukhan (Kabut) 44: 9 – 11

“Tetapi mereka dalam keraguan, bermain-main (9). Maka tanguhlah hari ketika langit membawa kabut yang nyata (10). (yang) meliputi manusia (durhaka), inilah siksa yang pedih. (11)

Tafsir QS. Ad-Dukhan (Kabut) 44: 9 – 11

Ayat ini menjelaskan hakikat, sikap, dan sangsi yang akan diterima kaum musyrikin yang tidak percaya pada Allah swt yang Maha Pencipta karena fitrahnya telah dikotori dosa-dosa, keraguan, mereka selalu bermain-main serta melakukan hal yang tidak bermanfat. Kelak siksa mereka pedih.

Pendapat ulama tentang makna dukhan berbeda-beda diantaranya, dukhan bagaikan asap/kabut maksudnya debu yang berterbangan akibat kering yang berkepanjangan, ini pendapat yang terkuat. Pendapat lainnya, karena kesulitan dan lapar yang diderita kaum musyrikin, sehingga langit tampak oleh mereka bagaikan dipenuhi asap/kabut.

Kemudian, dukhan yang dimaksud adalah debu-debu yang berterbangan keatas akibat banyaknya kuda-kuda yang berlari dalam peperangan Badr, ada tujuh puluh tokoh kaum musyrikin tewas dan Islam meraih kemenangan yang sangat gamblang.

Yaa Allah, jadikanlah kami termasuk hamba-Mu yang selalu bersyukur, selalu mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhoi serta kumpulkan kami dengan hamba-Mu yang saleh. Kabulkanlah permohonan kami. Maha benar Allah dalam segala Firman-Nya dan Maha Benar Nabi Muhammad Saw. Wallahu a’lam bishowab.

Pos terkait