Siswa SMA Negeri 5 Bandar Lampung Sebut Program MBG ‘Bisa Tambah Energi Saat Belajar’
Bongkar Post, Bandar Lampung
Siswa SMA Negeri 5 Bandar Lampung merespon positif program makan bergizi gratis (MBG) dari pemerintah.
Terlihat, Senin siang (17/11/2025), di pelataran depan ruang resepsionis, sejumlah murid laki-laki, bercanda gurau, ngobrol santai sambil menikmati hidangan nasi dengan bermacam lauk pauk yang dibagikan pihak sekolah.
Kadafi, siswa kelas 12 . F3 ketika ditanya, mengaku sangat senang menerima MBG program dari pemerintah. “Pastinya sangat mendukung, karena pengirimannya tepat waktu jam makan siang. Sehingga kami bisa ‘Mabar’ (maka bersama) teman-teman. Kenyang, enak sehat buat tambah energi belajar,” katanya sambil tertawa lepas saat memberikan satu suap ke rekan sebelahnya.
Senada juga dikatakan, Al Fajri, siswa kelas 12. F2, menurut dia, menu yang diterima cukup buat tambah daya tahan tubuh. “Belajar bisa fokus kembali, tenaga pulih. Pastinya enak sehat dan bergizi,” imbuhnya.
Ditanya apakah ada kendala pembagian MBG?
Elyawati Wakahumas, mendampingi kepala sekolah SMA Negeri 5 Bandar Lampung Linda Krisnawat mengatakan, pembagian MBG di sekolah sejak Oktober tahun lalu berjalan dengan baik.
Selaku koordinator MBG sekolah, Elya menyebut sejak awal sudah membantuk tim khusus pantau dan mengecek makanan yang akan dibagikan ke siswa.
“Kami ada tim, mantau, mengecek dan mendistribusikan menu makan siang gratis yang dikirim petugas MBG. Apakah nasi atau lauk pauknya mengalami basi. Tidak layak konsumsi, langsung lapor ke petugas MBG untuk diteruskan ke bagian kateringnya,” kata dia.
Tim MBG sendiri lanjut Elya, terdiri dari KTU dan pegawai. Masing-masing dua (2) orang yang bertugas mengecek, membuka dan menghitung jumlah omprengan, (tempat makanan) agar jumlahnya tetap sama dari jumlah yang dikirimkan petugas katering.
Kemudian sebelum dibagikan, petugas juga memastikan apakah makanan yang dibagikan hegenis. “Sehat tidak basi, berikut. Saat di didistribusikan ke siswa,” jelasnya.
Kegiatann Belajar Mengajar (KBM)
Saat ini, ada 10 ruang kelas yang sedang dilakukan revitalisasi. Bantuan pemerintah, meski demikian kegiatan belajar tetap jalan. Hanya saja, ada pembagian kelas pagi dan siang. “Jam 7. OO sampai 12.15 Wib anak masuk pagi. 12.15 sampai pukul 17.00 Wib anak masuk siang. Semua tetap jalan seperti biasa,” ucap Elyawati, dalam wawancara, Senin (17/12025) kemarin. (Zul)







