Semangat Baru PBSI Way Kanan: Fokus Cetak Atlet Muda, Bidik Prestasi di Porprov hingga PON 2032

Semangat Baru PBSI Way Kanan: Fokus Cetak Atlet Muda, Bidik Prestasi di Porprov hingga PON 2032

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, BLAMBANGAN UMPU – Semangat pembinaan olahraga bulu tangkis di Kabupaten Way Kanan mulai menunjukkan arah baru. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Way Kanan resmi menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) periode 2026–2030, di Sekretariat PBSI Way Kanan, Blambangan Umpu, Senin (18/05).

Agenda tersebut bukan sekadar memilih ketua dan membentuk kepengurusan baru. Lebih dari itu, Muskab menjadi momentum konsolidasi sekaligus titik awal menyusun strategi besar pembinaan atlet muda Way Kanan menuju berbagai ajang bergengsi, mulai dari Porprov Lampung 2026 hingga PON 2032.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Sejumlah pengurus, anggota PBSI, insan olahraga, serta tamu undangan tampak hadir mengikuti jalannya Muskab sejak awal hingga selesai. Ketua KONI Way Kanan Indra Septa hadir langsung membuka kegiatan tersebut bersama Plt. Ketua PBSI Way Kanan Akuntar.

Dalam sambutannya, Akuntar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan ikut mendukung keberlangsungan organisasi bulu tangkis di Way Kanan.

Ia mengakui pelaksanaan Muskab masih memiliki berbagai keterbatasan, baik dari sisi fasilitas maupun persiapan. Namun menurutnya, keterbatasan tersebut tidak mengurangi semangat seluruh pengurus dan pecinta bulu tangkis untuk membangun PBSI yang lebih baik.

“Yang paling penting hari ini bukan soal mewah atau tidaknya acara, tetapi bagaimana semangat kita bersama untuk membangun PBSI Way Kanan ke depan,” ujar Akuntar.

Menurut dia, kepengurusan baru nantinya diharapkan mampu menghadirkan program yang lebih aktif, terukur, dan menyentuh pembinaan atlet usia dini hingga tingkat prestasi.

Akuntar juga menilai olahraga bulu tangkis memiliki potensi besar untuk berkembang di Way Kanan. Antusiasme masyarakat terhadap olahraga tersebut, kata dia, cukup tinggi dan perlu diimbangi dengan pembinaan yang serius serta kompetisi yang berkelanjutan, ” Pungkas nya. (*)

Pos terkait