Sekda Prov Lampung Marindo, Tak Dinyana Lihai Lakukan Pukulan Strike
Bongkar Post, Bandarlampung
Olahraga Slowpitch masih terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia. Padahal di negara-negara Amerika Serikat, Kanada, bahkan Jepang, permainan ini sudah menjadi salah satu olahraga populer yang dijadikan rekreasi. Slowpitch merupakan bagian dari keluarga softball yang menggunakan lemparan bola lebih lambat dan melengkung, sehingga memudahkan pemain untuk memukul. Olahraga Slowpitch memang terkenal ramah bagi pemula maupun pemain yang ingin menikmati olahraga dengan santai.

Meskipun terkesan mudah, ternyata olahraga Slowpitch tetap mengutamakan strategi, koordinasi tim, juga keterampilan memukul dan menangkap bola dengan tepat, kurang lebih sama seperti bermain Baseball. Walaupun belum sepopuler Baseball, perlahan tapi pasti, olahraga ini berkembang dan mulai digemari sebagian penikmat olahraga di Indonesia khususnya Lampung.
Slowpitch adalah jenis permainan softball rekreasi di mana bola dilempar secara melambung dan lebih lambat, berbeda dengan softball fastpitch yang melempar bola dengan kecepatan tinggi. Tujuannya adalah agar bola lebih mudah dipukul, sehingga olahraga ini lebih mudah dimainkan oleh berbagai tingkat keahlian dan usia, serta lebih fokus pada aspek rekreasi dan persahabatan antar pemain
Perbedaan yang paling jelas adalah kecepatan lemparan dalam softball fast-pitch – hingga 75 mph untuk wanita dan 85 mph untuk pria. Perbedaan lainnya lebih halus. Dalam softball slow-pitch, lemparan harus melengkung dalam perjalanannya ke batter.
Ada momen menarik pada gelaran perdana Gubernur Slowpitch Tournament 2025 di lapangan Emas Softball PKOR Wayhalim, Jumat (22/8/2025). Marindo Kurniawan didaulat melakukan pemukulan bola tanda dibukanya event tersebut.
Pitcher (pelempar bola) melempar bola kearah Marindo, ia pun fokus dengan kecepatan dan kekuatannya mengayunkan tongkat pemukul tepat kearah bola, strike !. Bolapun melembung tinggi jauh tak tertangkap. Padahala ada doorprize Rp.500 ribu siapa yang sanggup menangkap bola pukulannya sebelum jatuh ketanah.
Selidik punya selidik? Eh ternyata Marindo mantan sekretaris tiga periode Pengurus PERBASASI Lampung memang hobi berat bermain Slowpitch. Tak banyak juga yang tahu sebagai sekretaris di Perbasasi ia pun membantu Rahmat Mirzani Djausal sebagai Ketua PERBASASI Lampung kala itu.
(Rusmin)







