Sebanyak 26 Desa di Lampung Belum Berlistrik, Bustami & FGD DKH Lampung Desak PLN Percepat

LISTRIK – Para kades pengusul program lisdes bersama senator Bustami Zainudin, di Rumah Aspirasi Bustami Zainudin, Jl D Maninjau 28, Kelurahan Surabaya Kedaton Bandarlampung, Senin (25/11/2024). | Muzzamil

Bongkar Post.co.id

Bacaan Lainnya

BANDARLAMPUNG – Senator kawakan, anggota DPD/MPR RI dapil Lampung Dr Bustami Zainudin dalam kesempatan masa kunjungan konstituen dapil alias reses, salah didampingi Koordinator Presidium FGD Desa Kawasan Hutan (DKH) Lampung Abu Hasan, menggelar kegiatan penyerapan aspirasi terkait percepatan progresif realisasi program listrik desa, sekaligus dilanjutkan pertemuan koordinarif bersama jajaran PT PLN Persero UID Lampung, pada Senin (25/11/2024).

Agenda pertama, serap aspirasi, senator Bustami Zainudin memfasilitasinya dengan mengundang hadir kepala desa atau kepala pekon atau kepala tiyuh atau kepala kampung baik dari 15 desa pengusul yang telah masuk basis data program ini di pihak PLN, maupun sejumlah desa pengusul susulan.

Agenda di Rumah Aspirasi Bustami Zainudin, Jl Danau Maninjau 28, Kelurahan Surabaya, Kedaton, Bandarlampung, jam makan siang.

Dilanjutkan pertemuan bersama General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung Sugeng Widodo beserta jajaran, di kantor PLN setempat, Jl. Zainal Abidin Pagar Alam Nomor 5, Rajabasa, Bandarlampung, mulai pukul 14.00 WIB.

Pertemuan bakal mengungkap pengkinian informasi progresi eksekusi percepatan progresif realisasi program listrik desa ini terhadap 15 desa pengusul se-Lampung, serta sejumlah desa pengusul susulan.

Untuk diketahui, proses perjuangan pengusulan program ini telah berproses terhitung sejak 2022 lalu. Senator Bustami Zainudin menjadi figur sentral pendorong percepatan, dikawal ketat Koordinator Presidium FGD DKH Lampung Abu Hasan, pendamping eksisting, yang telah lakukan korespondensi masif dengan DPD RI melalui Bustami dan melalui Komisaris PLN Andi Arief.

Sebagai informasi, ke-15 desa pengusul lisdes berikut kades pejuang gigih demi desanya “tersengat setrum”, teraliri listrik ini, yakni Pekon Atar Lebar Kecamatan Bandar Negeri Semuong pimpinan Kepala Pekon (Kakon) Fahrorrozi, dan Pekon Kaca Marga Kecamatan Cukuh Balak pimpinan Kakon Jaswanto, di Kabupaten Tanggamus.

Lalu, Pekon Bandar Dalam pimpinan Peratin Rudi Mailano, Pekon Pagar Bukit, Pekon Siring Gading pimpinan Peratin Rohman, Pekon Way Haru pimpinan Peratin Dian Setiawan, dan Pekon Way Tias, kesemuanya di Kecamatan Bangkunat Belimbing Kabupaten Pesisir Barat.

Kemudian, Pekon Roworejo pimpinan Peratin Anton Cahyadi, dan Pekon Sidorejo, keduanya Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat.

Berikut, Kampung Mataram Udik Kecamatan Bandar Mataram pimpinan Kepala Kampung (Kakam) Rudiyanto, Kabupaten Lampung Tengah.

Lalu, Desa Sadar Sriwijaya Kecamatan Bandar Sribhawono, Desa Sidorejo dan Desa Sindang Anom keduanya Kecamatan Sekampung Udik, dan Desa Sri Rejosari Kecamatan Way Jepara pimpinan Kades Ismanto di Kabupaten Lampung Timur.

Menyusul sedikitnya 12 desa pengusul baru, yakni Desa Babakan Loa Kecamatan Kedondong pimpinan Kades Ahmad Rosyid, di Kabupaten Pesawaran.

Lalu, Desa Bojong Kecamatan Sekampung Udik pimpinan Kades Ahmad Kausar, Desa Girimulyo Kecamatan Marga Sekampung pimpinan Kades Echwanudin, Lampung Timur.

Berikut, Desa Sukamulya Kecamatan Tanjung Raja pimpinan Kades Sriyono, di Kabupaten Lampung Utara. Dan, Kampung Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur pimpinan Kakam Zulham Effendi di Kabupaten Mesuji.

Lalu, Kampung Lebak Paniangan Kecamatan Rebang Tangkas pimpinan Kakam Mat Zendera, Kampung Karta Jaya Kecamatan Negara Batin pimpinan Kakam Irwan Ahmad Saputra, Kampung Menanga Jaya Kecamatan Banjit pimpinan Kakam Barda Linza, Kampung Tanjung Raja Sakti Kecamatan Blambangan Umpu pimpinan Kakam Yan Mintarsih, dan Kampung Tanjung Serupa Kecamatan Pakuon Ratu pimpinan Kakam Mardiono, di Kabupaten Way Kanan.

Pengecualian, Pekon Taman Sari, Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus pimpinan Kakon Sahri. “Desa kami sudah teraliri jaringan listrik namun masih kekurangan daya, jadi kami mengusulkan enambahan gardu listrik (Gardu Induk, red),” warta Sahri, Senin.

Dengan demikian, fixed, 26 desa tersebar di 17 kecamatan di 9 kabupaten Lampung ini, bagian dari total 2.654 desa/kelurahan di 229 kecamatan di 15 kabupaten/kota se-Lampung sekaligus bagian dari 83.971 desa/kelurahan se-Indonesia ini, belum teraliri listrik.

Minus Pekon Tamansari, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, data ini cukup bikin jakun ikut gerak menelan ludah.

Sadar bottleneck ini bisa jadi bagian ganjalan mewujudkan Asta Cita Kabinet Merah Putih demi mewujudkan Indonesia Emas 2045, senator Lampung Bustami Zainudin dikawal Abu Hasan dkk, terpantau gigih perjuangkan.

Yang Mulia Presiden Prabowo Subianto, Anda harus dengar suara ini. (Muzzamil)

Pos terkait