Reihana Klarifikasi Isu Penghapusan Jamkeskot: “Tidak Ada yang Akan Hilang, Jaminan Kesehatan Warga Tetap Terlindungi

oplus_0

Reihana Klarifikasi Isu Penghapusan Jamkeskot: “Tidak Ada yang Akan Hilang, Jaminan Kesehatan Warga Tetap Terlindungi

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Bandar Lampung, BP

Calon Wali Kota Bandar Lampung nomor urut 1 Reihana, memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar mengenai penghapusan Jaminan Kesehatan Kota (Jamkeskot).

Dalam pernyataannya, Reihana menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah kesalahpahaman yang perlu diluruskan.

“Saya heran, mungkin yang mengambil pernyataan itu tidak menyampaikan dari awal. Hanya diambil bagian belakangnya, sehingga seolah-olah Jamkeskot akan dihilangkan,” ungkap Reihana kepada bongkarpost.co.id pada Kamis (31/10/2024) seusai membesuk CEO Bongkar Post Group Jauhari yang tengah dirawat di RSUDAM.

Ia menambahkan bahwa langkah yang diambil bukan untuk menghapus jaminan kesehatan, tetapi untuk mengoptimalkan anggaran melalui integrasi dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Reihana menjelaskan bahwa Provinsi Lampung saat ini tengah menerapkan Universal Health Coverage (UHC), yang mencakup seluruh penduduk, termasuk di Kota Bandar Lampung.

“Setiap penduduk di kota ini sudah dijamin pembiayaan kesehatannya oleh pemerintah. Artinya semua penduduk sudah ada pembiayaan kesehatan didukung secara gotong – royong antara pemerintah pusat daerah dan provinsi,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya memastikan semua warga terlayani tanpa ada yang terabaikan.

“Dengan UHC, kita bisa lebih efisien. Pembiayaan kesehatan sudah terstruktur melalui BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” tambah dia.

Dalam kesempatan ini, Reihana mengimbau masyarakat agar tidak takut akan isu-isu yang tidak benar mengenai penghapusan layanan kesehatan dan pendidikan.

“Ini adalah program pemerintah pusat yang harus kita jalankan bersama. Kami ingin menghindari anggaran ganda dan memperbaiki utang rumah sakit yang besar agar pelayanan semakin baik,” tegas Reihana.

Reihana juga menegaskan komitmennya untuk memastikan jaminan kesehatan tetap ada dan program-program pendidikan serta kesehatan akan diperbaiki agar lebih merata.

“Kesehatan dan pendidikan adalah prioritas utama. Kita akan memenuhi wajib belajar 12 tahun dan memperkuat deteksi dini agar biaya pengobatan tidak membesar,” ungkapnya.

Ia menjanjikan untuk menyelesaikan masalah keuangan yang membebani anggaran daerah, termasuk hutang kepada ASN, Linmas, dan guru honorer.

“Jika kami diamanahkan untuk memimpin, kami akan segera membereskan hutang dan memastikan program-program berjalan dengan baik demi kesejahteraan warga Bandar Lampung,” tutupnya.

Dengan penjelasan ini, Reihana berharap dapat meredakan kekhawatiran masyarakat dan memberikan kepastian bahwa layanan kesehatan dan pendidikan tetap terjaga dengan baik.(Jim)

Pos terkait