Lampung Timur, BP
Dalam penelusuran awak media, Kamis (1/10/2020) proyek saluran drainase di dusun 3, desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur diduga jadi “Bancakan” bagi oknum untuk mencari keuntungan pribadi.
Terkesan, proyek yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2020 itu, nilai dan volume bangunan sengaja disembunyikan, pasalnya dilokasi pengerjaan proyek tersebut tidak ada papan anggaran proyek yang terpasang.
Media ini mencoba bertanya kepada salah satu tukang yang bekerja mengenai upah kerja harian, tukang pun mengaku tidak mengetahui jumlah upah yang nantinya akan diterima.
“Gak tau, yang penting kerja aja mas, dari pada ngangur,” kata salah satu tukang.
Dan saat ditanya mengenai papan anggaran proyek, tukang berinisial SM dan JT mengatakan memang belum ada.
“Plangnya dereng enten mas (Belum ada mas,red-),” kata kedua tukang.
Kemudian salah seorang yang mengakui dirinya sebagai kepala tukang, Iskandar menghampiri dan menjelaskan bahwa pekerjan ini sudah bagus dan sesuai RAB.
“Pekerjaan ini sudah bagus, tidak seperti tahun lalu yang diuruk tanah,” kata Iskandar.
Kemudian media ini mengajak Iskandar mengecek pekerjaan yang sedang di kerjakan, terlihat pemasangan batu dengan satu lapis batu belah saja, dan penggunaan matrial semen juga disinyalir tidak sesuai dengan ketentuan.
“Kalau satu sak semen itu bisa dapet lima meter sampai dengan enam meter mas,” tuturnya.
Saat media ini mencoba mengkonfirmasi pekerja yang lain, Iskandar terlihat seperti orang yang ketakutan dan enggan lagi diajak nengobrol.
Tentu ini sangat disayangkan, tukang yang bekerja justru tidak mengetahui iya di bayar berapa oleh Kepala Desa (Kades) Setyo Harsono, maupun Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Hargomulyo tersebut.
Sebagai Kades atau TPK, harus transparan dalam melaksanakan kegiatan pembangunan yang mengunakan agaran dana desa kepada masyarakatnya, karena pemberdayan masyarakat harus benar diterapkan dalam Padat Karya Tunai Desa (PKTD), sehinga bisa mengutamakan mutu dan kualitas bangunannya.
Dan saat hendak dikonfirmasi ke Kantor Desa, Kades Hargomulyo tidak berada ditempat, media ini kemudian langsung mendatangi rumah Kades, namun hanya bertemu dengan perempuan yang mengaku merupakan istri Kades.
“Maaf mas, kalau bapak sedang keluar, kata dia. (Arl/Red)







