Pembangunan Drainase di Batanghari Nuban Mengurangi Pengangguran

LAMPUNG TIMUR – Pembangunan Revitalisasi Pasangan Batu Mortar (Drainase) telah sesuai dengan spesifikasi dan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) di sepanjang Jalan Raya Soekarno Hatta Kecamatan Batanghari Nuban, Rabu (06/10).

Pembangunan tersebut adalah salah satu gagasan Program kegiatan unggulan Presiden Ir. Joko Widodo melalui Padat Karya Tunai (PKT).

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Ujang Sofyan YS mengatakan, “Sesuai adanya program revitalisasi drainase melalui Padat Karya Tunai (PKT) ini kami bersama pihak PUPR Bina Marga Provinsi Lampung sudah melakukan rapat musyawarah dan memberikan informasi adanya di Balai Desa Sukacari. Karena program kegiatan ini sangatlah membantu masyarakat, mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan karena mereka bisa ikut bekerja di kegiatan ini untuk menambah penghasilan karena mendapat kan upah sebagai pekerja,” ujarnya.

Di bulan Agustus lalu, Dinas PUPR Bina Marga Provinsi Lampung bersama masyarakat sudah melakukan rapat musyawarah, dan sosialisasi adanya program revitalisasi drainase tentang Padat Karya Tunai (PKT) di Dusun 1.

Menurut Ujang, masyarakat sangat bersyukur adanya program padat karya tunai dari pihak Kementerian PUPR Bina Marga, bahkan masyarakat lokal bisa diberdayakan dan dilibatkan langsung dalam proses pembangunan, dan sudah pastinya lagi mengurangi pengangguran semasa pekerjaan pembangunan proyek belum selesai dan sesuai tahapan proses pelaksanaan kegiatan yang sedang berjalan.

“Sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah, Kami sangat mengapresiasi adanya pemberdayaan masyarakat lokal, ditambah lagi adanya dimasa pandemi COVID-19 masih sangat terasa di tempat kami. terkait lapangan pekerjaan, bahkan masyarakat bisa dikasih ruang dalam pembangunan,” jelas Ujang.

“Dalam pekerjaan ini, bisa kita cross check (pantau,red) di lapangan terkait spesifikasi langsung dan ukurannya yang dibangun di lokasi, dan tunjukkan dimana yang tidak sesuai dalam pengerjaan revitalisasi drainase ini, jangan hanya menyalahkan pekerjaan, kalau ada warga yang belum mengerti dan ingin tau dalam proses pengerjaan, tolong hubungi kami, jangan menyalahkan tanpa dasar,” tandas Ujang.

Amir (43) perwakilan warga masyarakat Sukacari Dusun 1, menyampaikan bahwa beberapa warga masyarakat sekitar bisa ikut bekerja dan dilibatkan secara langsung dalam pembangunan ini, mulai dari proses galian serta para pekerja itu bisa dikerjakan pihak warga sekitar.

“Alhamdulillah, terimakasih atas keterlibatan kami dalam proses pembangunan ini, dan kami sangat bersyukur kami bisa diperdayakan dalam pembangunan,” pungkas Amir.

Di tempat yang sama, Pengawas Lapangan PUPR Bina Marga Provinsi Lampung Boby Wijaya Nugroho, S.E. mengatakan bahwa saat pemasangan batu mortar selalu diawasi dan dimonitoring dari pihak kami.

“Kami sebagai pengawas lapangan, selalu meninjau dan ikut memantau pemasangan. Dalam pengerjaan revitalisasi drainase ini masih tahap pembangunan belum dinyatakan sudah selesai, kalaupun ada yang kurang sesuai kami akan meminta kepada tukang yang bekerja supaya segera memperbaikinya,” tegas Boby yang didampingi oleh Nico Permana.

(FAD)

Pos terkait