Panglima Laskar Lampung Geram, Puluhan Orang Asal Ambon Masuk Lampung Tujuan Munas HIPMI, Nero : Jangan Bawa Jagoan Masuk Lampung
Bongkar Post, Bandar Lampung
Laskar Lampung Indonesia (LLI) Provinsi Lampung secara tegas menolak masuknya aksi premanisme berkedok pengamanan calon ketua umum (caketum) DPP HIPMI dalam rangka Munas HIPMI di Bumi Lampung. Demikian dikatakan Ir. Nerozely, Ketua Umum LLI Provinsi Lampung, kepada media ini, pada Senin petang (8/6/2026).
Menurutnya, masuknya sejumlah preman yang diduga bayaran terkait kegiatan Munas HIPMI itu, jelas akan menimbulkan gesekan dan tindakan anarki, yang akan merugikan daerah Lampung sendiri.
“Kami tidak mau ada orang luar Lampung yang mengacak ngacak wilayah kami, yang tidak ada kepentingannya disini, hanya mengacak ngacak, usai acara pergi,” tandas Nero, yang kerap disebut Panglima ini.
“Jangan biasa kan bawa para jagoan masuk Lampung, karena Lampung juga banyak jagoan,” ucap Nero geram.
Sementara diketahui dari video yang direkam oleh salah seorang narasumber media, puluhan mobil minibus plat Jakarta dengan membawa massa yang diduga asal Ambon, dengan tujuan kegiatan Munas HIPMI di Lampung, dihentikan pihak keamanan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, petang ini.
Munas HIPMI direncanakan dilaksanakan pada 10 – 11 Juni 2026 di Hotel Novotel. Di Lampung, bertaburan spanduk dan papan bilboard Ade Jona Prasetyo, salah satu caketum DPP HIPMI yang juga Anggota DPR RI asal Partai Gerindra.
Tiga caketum lainnya, Reynaldo Bryan, Afi Kalla, dan Anthony Leong, saat debat kedua di Bali melakukan walkout sebagai bentuk protes ditunjuknya Lampung sebagai lokasi Munas HIPMI XVIII. (tk)







