Musrenbang Kecamatan, Plh Bupati Way Kanan Bicara Pembangunan

Way Kanan, BP
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2021 di Ruang Rapat Utama Pemkab Way Kanan digelar secara virtual. Senin, (22/2/2021).

Dalam kesempatan itu, Plh. Bupati Way Kanan, Saipul, S.Sos. mengatakan, tidak terasa periode Pemerintahan 2016- 2021 beberapa hari yang lalu telah berakhir, dan saat ini kita memasuki periode pemerintahan 2021-2024 yang ditandai dengan terpilihnya Bupati Hi. Raden Adipati Surya, SH., MM dan Wakil Bupati Drs. Ali Rahman, MT yang dalam waktu dekat akan dilantik.

Bacaan Lainnya

“Musrenbang Kecamatan kali ini kita berbicara tentang perencanaan pembangunan tahun kedua periode pemerintahan 2021-2024 yaitu tahun anggaran 2022 dan merupakan Musrenbang yang istimewa, karena dilaksanakan melalui mekanisme zoom meeting sebagai upaya menjalankan protokol Kesehatan dalam suasana pandemic covid 19,” paparnya.

Plh. Bupati Saipul menerangkan, Musrenbang tingkat Kecamatan adalah kelanjutan dari Musrenbang tingkat kampung pada Januari 2021, dimana hasilnya telah diinput Dalam SIPD.

“Musrenbang ini diharapkan dapat merumuskan usulan program dan kegiatan skala Kecamatan yang belum tertampung dalam Musrenbang kampung. Oleh karena itu usulan yang disampaikan, hendaknya memperhatikan,” terangnya.

Ia menambahkan, bahwa Musrenbang ini mengambil tema pembangunan 2022 adalah : “Menuju Way Kanan Unggul dan Sejahtera Dengan Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Pengembangan Perekonomian Masyarakat Berbasis Pertanian dan Usaha Mikro”.

“Selanjutnya untuk mendukung kebijakan tersebut maka saya minta agar Camat dan jajaran SKPD terkait melakukan koordinasi dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya kepada pemerintah kampung untuk lebih memfokuskan program tahun 2022,” ungkapnya.

Dalam rangka mendukung pembangunan SDM, setiap kampung kiranya harus memprogramkan upaya penanggulangan Covid 19, melengkapi sarana prasarana pelayanan seperti posyandu, polindes, PKBM, kader sosial, kader pemuda, perempuan dan lain-lain.

“Kampung agar mendorong pengembangan usaha ekonomi, dimana setiap kampung diharapkan mampu memanfaatkan potensi daerahnya dengan bersinergi dengan kelompok tani, usaha mikro, dan penyuluh pertanian,” pungkasnya. (Robika)

Pos terkait