Mudahkan Jalur Aktivitas Masyarakat, Warga RW 06 Iring Mulyo Swadaya Buka Jalan Baru 

Mudahkan Jalur Aktivitas Masyarakat, Warga RW 06 Iring Mulyo Swadaya Buka Jalan Baru 

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Metro — Dalam rangka memudahkan jalur perlintasan aktivitas masyarakat, warga RW 06 Kelurahan Iringmulyo Kecamatan Metro Timur melalui swadaya membuka dan membangun jalan baru di RT 11 Kelurahan setempat.

Kegiatan yang dikomandoi oleh ketua RW 06 tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 6 September 2026.

Pak Suradi ketua RW 06 Kelurahan Iring Mulyo Kecamatan Metro Timur Kota Metro kepada awak media menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program di RW 06.

“Keluarga besar kami khususnya RW 06, punya program yaitu pembuatan badan jalan baru atau akses jalan baru, dan tentunya kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah menghibahkan tanahnya diperuntukkan untuk jalan.

Kalau panjangnya kurang lebih 800 meter jadi kita buka jalan baru Antara perbatasan metro Pusat dengan metro Timur, kami buka pada jalan ke rumah, sehingga akses nya menjadi lebih mudah, dan pekerjaan ini menggunakan alat berat di biaya melalui swadaya masyarakat RW 06,” papar Suradi.

Ia melanjutkan dalam pembangunan jalan ini masyarakat pemilik tanah yang terdampak ada 38 KK.

“Dalam pembangunan jalan baru ini kami membebaskan kurang lebih 38 KK baik warga yang dari metro Timur, metro Selatan, metro barat, dan dari tulang bawang atau Mesuji karena yang punya tanah bukan hanya masyarakat iring Mulyo saja.

Dan untuk mengenai legalitas kami telah berpikir ke sana maka kami nanti akan membuat surat hibah untuk kepentingan umum khususnya jalan dan surat hibah itu nanti akan kami serahkan ke kantor pemerintah Daerah Kota Metro,” tambahnya.

Menurut ketua rw lebar pembangunan jalan baru yang di RT 11 ini tidak sama, tergantung masyarakat yang menghibahkan tanahnya.

“Jadi kalau ini pembangunan di satu RT yaitu RT 11 RW 06, lebar jln ini tidak sama ada yang 4 meter ada yang 5 meter ada yang 5 ,5 meter, lebar tidak bisa kita putuskan rata karena tergantung masyarakat menghibahkan nya berapa meter,” paparnya pula.

Sementara itu saat disinggung mengenai keterlibatan pemerintahan daerah terkait pembangunan itu, ia menjelaskan bahwa untuk saat ini kegiatan masih murni swadaya masyarakat, namun ke depan harapannya pemerintah Kota Metro dapat memperhatikan agar jalan ini dapat terealisasi baik.

“Kegiatan ini murni swadaya dari masyarakat untuk pemerintah sampai saat ini belum ada campur tangan tetapi kami ada harapan pemerintah daerah nanti melalui musrenbang ada perhatian khusus dalam pembangunan jalan di RW 06 ini,” tegasnya.

Di dalam kesempatannya, ia juga menyampaikan pihaknya telah menyurati pemerintah daerah terkait adanya kegiatan, namun perwakilan pemerintah daerah belum dapat ada yang hadir dalam kegiatan dikarenakan sedang ada kegiatan lain.

“Kami juga kemarin telah menyurati lurah, pak camat, dan pak wali, bahwa adanya kegiatan ini . Tapi mungkin karena beliau-beliau ada kegiatan lain jadi belum sempat hadir di wilayah kegiatan kita pada hari ini.

Harapannya ini karena swadaya dari masyarakat yang luar biasa sehingga masyarakat menyambut dengan sukaria bahwa di sini ada namanya jokorowo atau yang biasa disebut orang tempat angker, kampung kumuh atau kampung mati , maka dengan adanya pembangunan pembukaan jalan ini, tempat yang dianggap negatif tersebut dapat hilang,” Tutupnya. (*)

Pos terkait