Lampung Jadi Titik Awal “Jokowi Menyapa Indonesia”, PSI Bandar Lampung Siapkan Rakorda Akbar dan Pelantikan Pengurus DPC/DPRT
Bongkar Post, Bandar Lampung
Kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, yang akan memulai rangkaian kegiatan keliling Indonesia dari Provinsi Lampung disambut antusias oleh jajaran DPD PSI Kota Bandar Lampung. Kegiatan yang dikemas dalam program “Jokowi Menyapa Indonesia” ini disebut akan menjadi momentum silaturahmi antara Jokowi dengan masyarakat, relawan, kader, simpatisan, serta pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di berbagai daerah.
.
Ketua DPD PSI Kota Bandar Lampung, Randy Adytia Gumay Gumanti, S.H, didampingi Sekretaris DPD PSI Kota Bandar Lampung, Johan Alamsyah, S.E, Selasa, (23/6/2026) menyampaikan hal tersebut kepada awak media di Gedung Rimbawan, Bandar Lampung.
Randy mengatakan masyarakat Lampung patut merasa bangga karena Provinsi Lampung dipilih sebagai daerah pertama yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan nasional tersebut.
“Indonesia memiliki 38 provinsi dan 516 kabupaten/kota. Kita sebagai masyarakat Lampung harus bangga dan menyambut dengan penuh kegembiraan karena Lampung menjadi provinsi pertama yang dikunjungi Pak Jokowi dalam rangkaian kegiatan menyapa masyarakat Indonesia. Bahkan Kota Bandar Lampung ini menjadi kota pertama yang dikunjungi. Ini merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kita masyarakat Lampung,” ujar Randy.
Menurutnya, DPD PSI Kota Bandar Lampung telah menyiapkan berbagai agenda besar yang akan menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Jokowi di Lampung.
Salah satu agenda utama adalah Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Bandar Lampung yang dirangkai dengan pelantikan pengurus DPD, DPC dan DPRT PSI Kota Bandar Lampung sebanyak 1.690 orang pengurus.
Kegiatan tersebut rencananya juga akan dihadiri oleh Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, bersama jajaran pimpinan pusat PSI, termasuk Ketua Harian, Wakil Ketua Umum, Bendahara Umum, serta para Ketua DPP PSI.
“Rakorda dan pelantikan pengurus ini menjadi bukti bahwa PSI terus tumbuh dan berkembang. Kami ingin menghadirkan organisasi politik yang modern, terbuka, dan dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda,” kata Randy.
Temu Kangen Bersama Jokowi Terbuka untuk Seluruh Masyarakat Lampung
Selain agenda internal partai, DPD PSI Kota Bandar Lampung juga menyiapkan kegiatan besar bertajuk “Jokowi Menyapa”, yaitu temu kangen antara Jokowi dan masyarakat Lampung.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, (27/6/2026) jam 9 pagi di Gedung Rimbawan, Jalan Diponegoro (dekat Masjid Al Furqon).
Dalam kegiatan itu, seluruh masyarakat Lampung dari berbagai macam kalangan diberikan kesempatan yang sama untuk bertemu langsung, bersalaman, berfoto, dan menyampaikan aspirasi kepada Jokowi.
“Siapapun itu, warga Lampung dapat hadir. Ini adalah momentum silaturahmi dan kebersamaan. Pak Jokowi ingin menyapa masyarakat Lampung yang selama ini beliau rindukan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dengan tertib dan mengikuti arahan panitia nantinya,” ujar Randy.
DPD PSI Kota Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat yang hadir agar menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
“Jangan saling berebut, jangan dorong-dorongan, jangan berdesakan. Kita tunjukkan bahwa masyarakat Lampung adalah masyarakat yang santun, tertib dan menghargai sesama,” tambahnya.
Johan Alamsyah : Generasi Z Harus Berani Masuk Dunia Politik
Sementara itu, Sekretaris DPD PSI Kota Bandar Lampung, Johan Alamsyah, S.E, menilai momentum kunjungan Jokowi ini dan konsolidasi PSI di Kota Bandar Lampung harus menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini untuk mulai terlibat aktif dalam pembangunan bangsa melalui jalur politik.
Menurut Johan, setelah seseorang berusia 17 tahun dan memiliki hak pilih, maka sudah sepatutnya mulai memahami proses demokrasi dan ikut menentukan arah masa depan bangsa.
“Kita, ketika lulus SMA dan telah berusia 17 tahun, maka lahirlah hak politik kita untuk memilih. Setelah kita dewasa dan memiliki pendidikan serta pengalaman yang cukup, maka saat itu lahir pula hak untuk dipilih. Karena itu kami ingatkan generasi muda jangan apatis terhadap politik,” ujar Johan yang juga seorang aktivis pergerakkan.
Ia menegaskan bahwa dahulu para mahasiswa adalah generasi muda yang dikenal sebagai kaum intelektual, yang memiliki kemampuan berpikir kritis dan objektif. Yang tidak dapat diatur-atur atau diarah-arahkan, semua dikaji dahulu baru diuji.
“Gunakan intelektualitas kita untuk membangun bangsa. Jangan mudah diadu domba, jangan mudah terhasut oleh narasi yang memecah belah persatuan. Demokrasi memberikan ruang bagi semua orang untuk berbeda pendapat, tetapi harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, ingat lah pesan Tan Malaka” katanya.
Selain itu, Johan juga mengingatkan bahwa seluruh presiden yang pernah memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki kontribusi dan jasa bagi negara.
“Kita boleh memiliki pilihan politik yang berbeda, wajar berbeda karena partai politik banyak, tetapi seluruh Presiden Republik Indonesia adalah putra-putra terbaik bangsa yang telah mengabdikan dirinya untuk negara. Karena rakyat yang memilih. Maka, jika kita tidak setuju dengan kebijakan pemerintah atau tingkah laku wakil rakyat sebagai DPR, jangan membuat kegaduhan yang tidak produktif. Kita tetap harus kawal, awasi, dan kritisi secara konstruktif, sampai masa jabatannya selesai, lalu kita gunakan hak politik kita secara demokratis pada pemilu berikutnya,” tegas Johan.
Dalam kesempatan tersebut, DPD PSI Kota Bandar Lampung secara terbuka mengajak generasi muda, khususnya Generasi Z dan kalangan milenial, untuk bergabung bersama PSI dan mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Menurut Johan, politik tidak boleh hanya menjadi ruang bagi elite, tetapi juga harus menjadi wadah bagi anak-anak muda yang memiliki gagasan, ide, integritas, dan semangat untuk perubahan.
“Kami PSI, membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda Lampung yang ingin belajar, berorganisasi, mengabdi kepada masyarakat, dan berkontribusi untuk kemajuan daerah kita. Masa depan Indonesia ini ada di tangan generasi muda saat ini. Karena itu, jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah pelaku perubahan, dengan ke intelektualannya” ujar Johan.
Dengan dimulainya rangkaian kunjungan “Jokowi Menyapa Indonesia” dari Lampung, DPD PSI Kota Bandar Lampung berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi kebangsaan, memperkuat semangat persatuan, sekaligus meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kehidupan demokrasi.
“Lampung menjadi titik awal perjalanan besar menyapa Indonesia. Mari kita sambut dengan penuh kegembiraan, semangat persaudaraan, dan optimisme untuk Indonesia yang lebih maju, ” tutup Randy Adytia. (***)







