Foto. Nopriansah saat menyayikan lagu “Gersang”. (22/11).
Bongkarpost.co.id, Bandar Lampung – Single lagu “Gersang” ikut serta meriahkan Gelar Karya Paksi ke-60. Lagu ini dinyanyikan oleh Nopriansyah Rocker Lampung di Pasar Kreatif dan Seni Lampung PKOR Way Halim. Sabtu, 22 November 2025.
Nopriansyah Rocker Lampung menyanyikan lagu berjudul “Gersang”. Ini merupakan single lagu lama dan sempat tembus Spotify. “Sekarang dirombak baik lirik, judul, maupun aransmen”, katanya.

Ia menambahkan, target Spotify dan 30 platform musik, karaoke serta rekaman, ucapnya penuh semangat.
“Sebenarnya lagu Gersang lebih nuansa religi. Semua milik Allah termasuk cinta sejati. Realitas dunia hanya kamuflase, tidak abadi”, tandasnya.
Pada kesempatan ini, Arsiya Heni Puspita dengan nama pena Arsiya Oganara membacakan puisi karyanya sendiri berjudul “Hari Pahlawan 10 November”.
Arsiya Oganara mengungkapkan, puisi ini mengingatakan kita pada perjuangan para pahlawan mempertahankan kemerdekaan yang diraih baru seumur jagung dari cengkraman sekutu di Kota Surabaya.
“Dengan puisi ini, diharapkan generasi muda memiliki semangat, keberanian, dan cinta tanah air yang diwujudkan dalam prestasi berdasarkan moral, etika, adat, dan budaya”, tutupnya.
Di kesematan yang sama, Ratu Sahril selaku Kepala Seksi Pelayanan Disparekraf Provinsi Lampung menyampaikan, peserta penampilan malam ini lengkap dari semua jenjang pendidikan mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Juga peserta umum, ikut memeriahkan Gelar Karya Paksi.
“Aksi panggung seni yang bervariasi mulai dari baca al Qur’an, silat, puisi, solosong, dance, dan lainnya. Terima kasih atas partisipasi dan dukungan pada acara ini”, pungkasnya.
Puisi “Hari Pahlawan 10 November”
Hari Pahlawan 10 November
Karya Arsiya Oganara
Merdeka atau mati, pekik Bung Tomo awali semangat mempertahankan negeri. Kala itu, 10 November seribu sembilan ratus empat puluh lima.
Pertempuran Surabaya, perlawanan dahsyat pasukan Indonesia memerangi pasukan Sekutu. Penjajah kembali mengobrak-abrik kota legenda hiu dan buaya.
Peperangan itu, tiadalah seimbang. Lapis baja lawan bambu runcing. Surabaya laksana neraka, ribuan korban jiwa, duka nestapa Indonesia.
Surabaya, kota “berani menghadapi bahaya” menjadi awal titik tolak perjuangan mempertahankan kedaulatan bangsa.
Semangat, keberanian, cinta tanah air, dan pengorbanan para pahlawan kembali berjuang gengam erat kemerdekaan Indonesia.
Generasi muda indonesia, didadamu ada nilai kepahlawanan, rasa nasionalisme, semangat juang dan cinta tanah air.
Generasi muda Indonesia, jangan tinggal diam, terbanglah tinggi ke angkasa lampaui pelangi. Laksana Burung Garuda gapai sinar mentari penerang bumi, siap bentangkan sayap di atas nusantara.
Generasi Muda Indonesia, raih cita-cita guna isi kemerdekaan dengan nilai moral dan etika, adat budaya.
Generasi muda Indonesia, lesatkan prestasimu dengan inovasi dan persatuan demi bangun bangsa, jaga identitas nasional di percaturan dunia.
Bandar Lampung, 16 Oktober 2025.
Diketahui, giat ini didukung oleh media partner sinarlampung.co dan bongkarpost.co.id. Juga dimeriahkan penampilan dari SMA Pangudi Luhur Bandar Lampung yaitu Rizky Saputra dengan tampilan pembacaan ayat suci al Qur’an. Grace Salim tampil dengan gitar dan lagu Golden. Sevina Aletha Renyaan dengan puisi karya sendiri berjudul Menutup Hati.
Kemudian, Dzakiyya Talita Sakhi dari SMP IT Fitra Insani tampilan solosong Sang Bumi Ruwai Jurai. Florencia Nainggolan dari SD fransiskus 2 penampilan K-Pop dance. Itera dance, Debus DPW Kesti TTKDH Provinsi Lampung serta lainnya. (Red)







