Tulangbawang, BP
Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Ir.Anthoni, M.M, mewakili Bupati Tulang Bawang Dr. (Cand) Hj.Winarti ,SE.,MH membacakan pidato Bupati yang prinsipnya memerintahkan seluruh Kepala Dinas satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Kepala Bagian Sekretariat, Camat, Kepala Puskesmas bersama masyarakat berkomitmen melakukan aksi untuk Stop BABS dalam waktu 2 bulan ini dengan slogan “Sosialisasi kabupaten/kota sehat melalui stop buang air besar sembarangan 2020”.
Sosialisasi yang diselenggarakan di ruang rapat utama Lantai 2 Seketariat Pemda Kabupaten Tulang Bawang ini mengacu pada peraturan menteri kesehatan nomor 3 tahun 2014 tentang Sanitasi total berbasis masyarakat.
Berdasarkan laporan Kepala Dinas Kesehatan Fatoni ,S.Kep. ,M.M., bahwa dari 151 kampung atau Kelurahan baru 40 kampung yang sudah stop buang air besar sembarangan (BABS) dengan rincian tahun 2015 sebanyak 1 (satu) Kampung, tahun 2016 sebanyak 1 (satu) Kampung, tahun 2017 sebanyak 1 (satu) Kampung, tahun 2018 sebanyak 16 (enam belas) Kampung, dan tahun 2019 sebanyak 21 (dua puluh satu) kampung dan diharapkan dengan sosialisasi ini, diakhir tahun 2020 dapat terealisasi semuanya di Kabupaten Tulang Bawang.
Saat ditemui Fatoni mengatakan, kegiatan yang di gelar peserta sosialisasi, dipaparkan oleh Kadiskes, peserta sosialisasi Kabupaten atau Kota sehat melalui gerakan Stop Babs , yaitu seluruh Kepala Dinas Opd atau Kabag Seketariat Daerah, Ketua Forum Kecamatan, dan Ketua forum Kepala Puskesmas.
Dimana Kegiatan ini diharapkan pada Kepala Dinas OPD atau Kepala Seketariat Daerah, Camat dan Kepala Puskesmas dapat lebih memantapkan koordinasi dalam upaya percepatan stop buang air besar sembarangan (BABS) di Kabupaten Tulang Bawang.
“Serta merupakan salah satu upaya intervensi menurunkan kasus stunting atau gizi buruk, dan penyakit yang di akibatkan oleh sanitasi lingkungan, agar masyarakat membudayakan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).,” terangnya.
Lebih lanjut, Fatoni menerangkan narasumber sosialisasi Kabupaten kota sehat melalui gerakan bersama rakyat stop buang air besar sembarangan (BABS) ini.
“Gerakan ini berasal dari Dinas Kesehatan provinsi Lampung, yaitu bapak Uki Basuki, SKM.,M.Kes sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Jajarannya.,” bebernya.
Setelah runtutan protokol pembukaan sosialisasi selesai, acara pemaparan oleh narasumber dikendalikan I Nyoman Kabid Kelayanan Kesehatan, serta proses pemaparan dan tanya jawab berlangsung baik penuh semangat yang dibuktikan dari beberapa masukan yang konstruktif dari peserta dan pertanyaan-pertanyaan teknis lainnya.
Kepada tim, Fatoni menyampaikan, apresiasi dan terima kasih tak terhingga kepada Sekda Kab dan Asisten, narasumber Dinkes Provinsi Lampung, para Kepala Dinas, Kepala Bagian Sekretariat, Forum Camat, Forum Kepala Puskesmas atas kehadiran pada Sosialisasi.
“Terimakasih kepada seluruh semua narasumber dalam kegiatan ini, semoga apa yang menjadi tujuan kegiatan ini dapat tercapai,” tutup Fatoni. (Can/Ris)







