Bandar Lampung, BP
Aroma kocok bekem pemilihan Ketua Kadin Lampung periode 2022-2027, di Muprov terungkap. Panitia pelaksana merampungkan sidang-sidang pleno sebelum pukul 11.00 WIB, Jumat (23/12/2022), padahal rundown dan undangan resmi menyebutkan agenda Muprov dimulai pukul 13.00 WIB.
Ketua Dewan Pertimbangan periode 2017-2022 demisioner, mengaku baru mengetahui agenda pembahasan Muprov pada pagi harinya.
“Akibatnya sayapun datang terlambat. Namun masih melihat jalannya beberapa pembahasan materi Muprov,” ujar Bang Aca, salah seorang pimpinan media massa di Lampung.
Menurut penjelasan panitia, dimajukannya jadwal Muprov atas permintaan WKU Bidang Organisasi Kadin Indonesia, Bang Yukki (Nugrahawan) atas persetujuan Ketua Umum Bang Arsjad (Rasjid).
“Itupun baru diputuskan pada pagi hari,” kata dia.
Seluruh sidang yang dirampungkan pukul 11.00 WIB tersebut mengakibatkan nyaris seluruh pengurus Kadin tidak ada yang berada di lokasi karena hampir semuanya datang ke hotel selepas Sholat Jumat.
Massa Pendukung ?
Sementara, yang melatarbelakangi agenda Muprov digelar lebih awal, adalah langkah antisipasi dan mencegah terjadinya kegaduhan yang menurut informasinya telah direncanakan oleh pihak tertentu.
“Informasi yang diperoleh akan ada pengerahan massa yang jumlahnya mencapai 300 orang,” ungkap Ardiansyah.
Apakah informasi itu benar? Bang Aca mengaku tidak bisa memastikannya. “Namun yang terjadi siang tadi ada lebih 150 orang yang tidak diketahui berasal dari mana berusaha memasuki lokasi Muprov,” sitir dia, pada Jumat (23/12/2022).
Terpisah, beberapa pengurus Kadin Lampung demisioner yang awalnya diketahui cukup kritis menyoal proses Muprov yang janggal, mengaku tidak tahu-menahu ihwal kepungan massa tersebut, atau apakah terkait dengan Muprov Kadin Lampung.
“Nggak tahu lah Bro. Kita semua kan ada di dalam hotel,” tegas WaKetum Bidang Konstruksi demisioner, Yonasyah.
Diketahui, saat berlangsung Muprov, massa yang disebut berkumpul di area hotel juga mengaku berkumpul karena sedang ada acara di salah satu gudang yang memang banyak berada di kawasan Garuntang karena dekat dengan Pelabuhan Panjang.
“Ada acara aja kumpul-kumpul,” ujar seorang pemuda yang tampak hadir mengenakan atribut ormas. (tk/*)







