Kementerian PU Siapkan Masterplan Hingga Pompa Mobile Senilai Rp.5 miliar untuk Tangani Banjir Bandar Lampung

Kementerian PU Siapkan Masterplan Hingga Pompa Mobile Senilai Rp.5 miliar untuk Tangani Banjir Bandar Lampung

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Bandar Lampung 

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, membagi tiga tahap dari jangka pendek, menengah, dan panjang, untuk menangani permasalahan banjir di wilayah Bandar Lampung.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Sungai dan Pantai Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Mochammad Dian Almaruf mengatakan, pada beberapa bulan terakhir ini, pihaknya mencatat ada beberapa kali kejadian banjir di Bandar Lampung, dengan rincian untuk genangan sesaat ada 44 titik, banjir 10 titik, dan satu tanggul jebol mengakibatkan korban jiwa.

“Penyebab banjir di Bandar Lampung ini, dari kajian awal karena berkurangnya kapasitas sungai, yang terjadi karena sedimentasi dan okupansi lahan akibat bangunan, pipa, jembatan, dan lainnya,” kata Mochamad Dian Almaruf, Kamis (30/4/2026).

Ia menyampaikan dari kejadian banjir ini, penanganan Kementerian PU dengan BBWS Mesuji Sekampung sudah membagi tiga tahap tersebut, di mana untuk yang jangka pendek, melakukan normalisasi 10 ruas sungai yang bermanfaat untuk pengendalian banjir, karena bisa menambah ruang sungai

“Hal lainnya kami siapkan, dengan menahan bahan banjiran yang disimpan di sungai yang belum bertanggul. Bronjong juga akan dipasang, di tanggul sungai yang sudah rapuh,” ujar Mochamad Dian Almaruf.

Selain itu, BBWS Mesuji Sekampung juga sudah koordinasi ke pusat, dan meminta pompa mobile ada di Bandar Lampung. Dengan alat tersebut, ketika akan ada genangan, maka langsung akan disedot menggunakan pompa mobile itu.

“Kami juga sudah siapkan masterplan untuk jangka menengah pengendalian banjir dengan anggaran Rp5 miliar di tahun 2026. Masterplan ini ditargetkan selesai di Desember 2026,” sebut Mochamad Dian Almaruf.

Dengan adanya masterplan tersebut, sehingga BBWS Mesuji Sekampung dan pemerintah daerah, akan mengetahui daerah mana yang sungainya perlu dibebaskan, ditinggikan, mana yang harus dibuatkan tanggul, hingga dilakukan normalisasi.

Di sisi lain, Kementerian PU dan BBWS Mesuji Sekampung mengapresiasi upaya Wali Kota Bandar Lampung, atas inisiasinya yang sudah membangun tanggul di beberapa titik, meski sungai kewenangannya ada di pusat.

Disinggung soal target kapan waktu Bandar Lampung bebas banjir, BBWS Mesuji Sekampung tidak bisa berjanji kapan bisa tuntas. Namun BBWS akan berusaha sekuat tenaga dan menganalisa apa yang harus dikerjakan, untuk menangani banjir di Bandar Lampung. (*)

Pos terkait