Kades Budi Lestari Tanggap Covid-19

  • Whatsapp
DASMAN

Lampung Selatan, BP.id
Dasman, Kepala Desa Budi Lestari, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan terlihat tanggap dengan wabah Covid-19 yang dikawatirkan bisa menjalar masuk ke desa setempat.

Terlihat, perangkat desa dan masyarakat setempat sangat antusias bekerjasama memusnahkan virus yang saat ini menjadi pandemi di masyarakat dengan cara bergotong – royong melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum dan rumah warga yang ada di desa setempat. Mereka juga mendata warga yang baru pulang dari perantauan. Kegiatan itu dilakukan untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Bacaan Lainnya

Saat ditemui di kediamanya, Kamis (2/4/2020), Dasman menjelaskan, penyemprotan disinfektan di Desa Budi Lestari sudah berjalan selama 5 hari, sejak Minggu (29/3/2020) lalu, dalam setiap harinya penyemprotan dilakukan di seluruh tempat fasilitas umum dan pemukiman warga yang ada di desa setempat, yang dikoordinir oleh perangakat desa dan masing – masing kadus (kepala dusun).

“Desa Budi Lestari ini memiliki 14 dusun dan 48 RT, setiap hari penyemprotan disinfektan dilakukan di setiap dusun masing-masing, oleh warga dan dikoordinir oleh kadus (kepala dusun),” jelasnya.

Selain penyemprotan disinfektan, kata Dasman, perangkat desa dan warga setempat juga melakukan pendataan bagi warga desa yang baru pulang dari luar kota, terutama bagi warga yang baru pulang dari perantauan dengan tujuan untuk memutus rantai penularan Covid-19, dikarenakan warga setempat lebih mengetahui apabila ada tetangga mereka yang baru pulang dari perantauan dan segera melaporkan pada kadus untuk mendatanya, setelah itu melaporkan kepada kepala desa yang selanjutnya dilaporkan pada Puskesmas untuk didata sebagai ODP (Orang Dalam Pantauan).

“Memang arahan dari pemerintah, bagi warga yang baru pulang dari perantauan terutama yang baru melewati daerah garis merah Covid-19 itu diharuskan melapor kepada kepala desa, tapi belum tentu mereka (warga yang pulang dari perantauan, red) punya kesadaran seperti itu, akhirnya warga dan perangkat desa sepakat memantau langsung warga yang baru pulang dari luar kota untuk didata lalu diberi pengarahan oleh tim dari Puskesmas Tanjung Bintang,” kata dia.

Menurut Dasman, pendataan pada warga yang baru pulang dari perantauan yang ada di desa setempat yang masuk sebagai ODP (Orang Dalam Pengawasan) sebanyak 61 orang.

“Mereka baru masuk sebagai ODP dan dilarang untuk keluar rumah, setiap 3 hari sekali selalu dilakukan pengecekan kesehatan yang dilakukan oleh Tim Medis Puskesmas, selama sepekan ini dari 61 orang tersebut tidak ada keluhan kesehatan yang bisa dikatagorikan terkena Virus Corona, tapi mereka masih menjadi pengawasan pihak tim medis Puskesmas,” bebernya.

Dasman menambahkan, gerakan penyemprotan disinfektan dan pendataan pada warga yang baru pulang dari perantauan itu merupakan inisiatif warga desa yang didukung oleh perangkat desa setempat dengan tujuan agar bisa memutus rantai penularan Covid-19.

Sebagai Kepala Desa Budi Lestari, Dasman mengajak seluruh warga agar bisa menjaga diri sendiri serta keluarga dan mengikuti anjuran pemerintah.

“Semoga inisiatif warga Desa Budi Lestari dengan gerakan mendata langsung warga yang baru pulang dari perantauan ini menjadi suatu keberhasilan untuk bisa memutus rantai penularan wabah Covid-19 di Desa Budi Lestari,” imbuhnya. (firdaus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *