Kabid Tata Ruang Pimpin Apel : Tegaskan Disiplin ASN
Bongkar Post, Nias Selatan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Nias Selatan terus berkomitmen memperkuat kinerja birokrasi yang disiplin, bersih, dan berintegritas tinggi. Hal ini terlihat dari pelaksanaan apel sore rutin yang digelar di halaman kantor dinas, yang pada kesempatan Kamis (4 Juni 2026) sore, dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Tata Ruang, Ir. Rahmad Yatatema Halawa, ST., MM. Kegiatan ini dihadiri dan diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta tenaga pendukung yang bertugas di lingkungan instansi tersebut.
Dalam kesempatan memimpin jalannya apel sore tersebut, Ir. Rahmad Yatatema Halawa menyampaikan sejumlah arahan penting yang menjadi perhatian utama pimpinan dinas, dengan fokus utama tertuju pada peningkatan kedisiplinan, ketaatan terhadap aturan kepegawaian, serta tanggung jawab kerja bagi seluruh ASN, terkhusus yang bertugas di lingkungan Dinas PUTR. Ia menekankan bahwa disiplin adalah kunci utama keberhasilan pelaksanaan tugas, mengingat Dinas PUTR merupakan instansi teknis yang memegang peran vital dalam pembangunan infrastruktur dan penataan ruang wilayah Kabupaten Nias Selatan.
“Hadirin sekalian, apel sore yang kita laksanakan hari ini, Kamis sore tanggal 4 Juni 2026, bukan sekadar rutinitas belaka, melainkan momen evaluasi singkat sekaligus pengingat kembali akan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing. Saya ditugaskan memimpin apel sore ini untuk menyampaikan pesan penting dari pimpinan, yaitu tentang kedisiplinan. Terkhusus bagi seluruh rekan-rekan ASN di lingkungan Dinas PUTR, disiplin adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Bagaimana kita bisa membangun daerah ini dengan baik dan benar, jika kita sendiri tidak bisa membangun kedisiplinan diri kita sendiri terlebih dahulu?” ujar Ir. Rahmad Yatatema Halawa dalam arahannya.
Lebih lanjut, ia menguraikan poin-poin utama terkait indikator kedisiplinan yang wajib dipatuhi oleh setiap pegawai. Hal paling mendasar dan menjadi sorotan utama adalah ketepatan waktu kehadiran dan kepulangan sesuai jam kerja yang ditetapkan. Ia mengingatkan bahwa kehadiran bukan hanya soal absen atau tanda tangan daftar hadir, melainkan tentang kehadiran fisik dan mental untuk bekerja, berkarya, dan memberikan pelayanan terbaik. Ketidakdisiplinan dalam hal waktu, menurutnya, akan sangat berpengaruh buruk pada kinerja tim dan berpotensi menghambat pelayanan publik maupun pelaksanaan proyek-proyek pembangunan yang sudah direncanakan.
“Pertama, kita kembali ingatkan soal jam kerja. Datang tepat waktu, pulang sesuai jadwal, dan manfaatkan jam kerja yang ada sepenuhnya untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab. Jangan sampai ada anggapan bahwa absen tanda tangan saja sudah cukup, lalu meninggalkan tempat tugas sebelum waktunya atau bekerja santai tidak sesuai beban kerja. Itu adalah bentuk pelanggaran disiplin yang harus kita hilangkan. Di Dinas PUTR, kerja kita sangat terukur, sangat terlihat hasilnya, dan masyarakatlah yang menilai kinerja kita lewat infrastruktur yang kita bangun,” tegasnya.
Selain kedisiplinan waktu, arahan lain yang disampaikan berkaitan erat dengan etika kerja, penggunaan seragam dan kelengkapan atribut, serta peningkatan kualitas kinerja. Ir. Rahmad Yatatema Halawa meminta seluruh ASN untuk selalu tampil rapi, beretika, dan menjaga sikap, baik saat berada di lingkungan kantor maupun saat turun ke lapangan melaksanakan tugas. Sebagai pelayan publik, citra dan perilaku pegawai adalah wajah dari pemerintah daerah itu sendiri.
“Selanjutnya, perhatikan kembali kelengkapan seragam dan atribut yang telah ditentukan sesuai hari dan ketentuan yang berlaku. Kenakan pakaian dinas dengan rapi dan sopan. Ini adalah bagian dari rasa hormat kita terhadap profesi kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Begitu juga dengan etika berkomunikasi dan bekerja, baik dengan atasan, sesama rekan kerja, maupun dengan masyarakat yang datang berkonsultasi atau meminta pelayanan. Sikap ramah, sopan, dan responsif harus selalu kita tunjukkan,” tambahnya.
Sebagai pejabat yang membidangi Tata Ruang, Ir. Rahmad juga mengingatkan bahwa setiap kebijakan dan pekerjaan yang dilakukan di Dinas PUTR, baik itu menyangkut jalan, jembatan, irigasi, maupun penataan ruang wilayah, semuanya harus berlandaskan pada aturan, perencanaan yang matang, dan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, kedisiplinan dalam mengikuti prosedur dan ketentuan teknis juga menjadi hal yang sangat ditekankan. Kesalahan kecil akibat kurang teliti atau kurang disiplin dalam prosedur kerja bisa berakibat fatal dan merugikan kepentingan daerah serta masyarakat luas.
Ia juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap kedisiplinan ASN akan terus dilakukan secara berjenjang, mulai dari pimpinan bidang, seksi, hingga kepala dinas. Pelanggaran disiplin yang terjadi tidak akan dibiarkan begitu saja, namun akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan pemerintah yang mengatur tentang disiplin pegawai ASN. Sebaliknya, pegawai yang menunjukkan kinerja baik, disiplin tinggi, dan berprestasi akan mendapatkan apresiasi dan penghargaan yang layak.
“Kami tegaskan kepada seluruh rekan-rekan, pengawasan ini dilakukan demi kebaikan kita bersama. Kami ingin Dinas PUTR menjadi teladan instansi yang disiplin, bersih, dan berkinerja tinggi di Kabupaten Nias Selatan. Jangan sampai ada rekan-rekan yang terjerat pelanggaran disiplin hanya karena hal-hal sepele yang sebenarnya bisa kita atasi bersama-sama dengan kesadaran diri sendiri,” ujarnya mengingatkan.
Di akhir arahannya sore itu, Ir. Rahmad Yatatema Halawa mengajak seluruh ASN Dinas PUTR untuk meningkatkan semangat kerja sama, kekompakan, dan rasa tanggung jawab kolektif. Ia berharap, dengan kedisiplinan yang semakin meningkat, segala program kerja, pembangunan, dan pelayanan yang menjadi tugas pokok dan fungsi Dinas PUTR Nias Selatan dapat berjalan lancar, tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nias Selatan.
“Akhirnya, mari kita perbaiki diri kita masing-masing. Mari kita tingkatkan kedisiplinan, integritas, dan kinerja kita. Jadikan apel sore hari Kamis, 4 Juni 2026 ini sebagai titik balik untuk bekerja lebih giat, lebih rajin, dan lebih berdedikasi tinggi. Kepercayaan masyarakat dan pimpinan ada di tangan kita. Mari kita jaga dan kita buktikan bahwa kita adalah ASN yang berkompeten dan bertanggung jawab,” pungkas Ir. Rahmad Yatatema Halawa, ST., MM., menutup kegiatan apel sore tersebut yang berlangsung tertib dan penuh perhatian dari seluruh peserta.
(Penulis : Tim Pewarta Forwali Nisel)







