Hasil Musrenbang Kecamatan Lubai Tahun 2026 Tetapkan Prioritas Pembangunan untuk Kabupaten Muara Enim 2027
Bongkar Post, Muara Enim – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lubai telah berjalan sukses pada hari Kamis (29/1) di Aula Kantor Kecamatan Lubai, dengan fokus utama menyusun Dokumen Rencana Daerah Kabupaten Muara Enim tahun 2027.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak untuk menentukan arah pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Acara dibuka oleh perwakilan Bupati Muara Enim melalui Camat Lubai, dengan menghadirkan komponen penting dalam pembangunan daerah. Antara lain perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muara Enim, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Muara Enim, serta dinas teknis terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Perikanan dan Kelautan (Perkiman), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Kesehatan, Dinas Perkebunan, dan Dinas Perhubungan.
Tak hanya unsur pemerintah, musrenbang ini juga melibatkan berbagai pihak terkait yaitu unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Lubai, Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Lubai, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Lubai.
Kehadiran berbagai komponen ini diharapkan dapat menghasilkan rancangan pembangunan yang inklusif dan representatif.
Secara keseluruhan, daftar peserta hadir mencakup 13 perwakilan dari berbagai lembaga dan instansi, di antaranya Izudin Efendi, SE., M.Si (perwakilan DPRD Kabupaten Muara Enim), Reza Dwi Arta, ST., M.Sc., M.Si (perwakilan Bappeda Kabupaten Muara Enim), AKP. Afrinaldi (Kapolsek Rambang Lubai), Kapten Sunarko (Danramil Rambang Lubai),
Imadul Baldi (Ketua Forum Kepala Desa), Al Husni (Ketua Forum BPD), Ilham Sudiono, S.T., M.Si (Dinas PUPR), Agustina Dharmayanti, S.T (Dinas Perkiman), Samsul Anuar, S.IP (Dinas PMD), Erdius, S.KM., MPH (Dinas Kesehatan), Akbar Paripurna, S.P., M.Si (Dinas Perkebunan), Ir. Rahmad Yurestra, S.T., MM (Dinas Perhubungan), serta Richy Sani, S.H (perwakilan Perusahaan PT. Berkat Sawit Mandiri).
Pada tahap awal acara, disampaikan sambutan resmi disampaikan sambutan resmi dan pemaparan materi terkait potensi daerah, kebutuhan masyarakat, serta arah pembangunan kabupaten yang telah ditetapkan. Setelah itu, seluruh peserta terlibat dalam diskusi mendalam, mengemukakan tanggapan, serta menyampaikan saran untuk memastikan setiap usulan yang diajukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan.
Setelah melalui serangkaian tahapan pembahasan yang komprehensif, para peserta mencapai kesepakatan pada beberapa poin krusial sebagai hasil musrenbang:
Pertama, menetapkan secara jelas Kegiatan Prioritas, Sasaran yang ingin dicapai, target yang harus diraih, serta perincian kebutuhan pendanaan untuk Kecamatan Lubai tahun 2027. Seluruh rincian ini tercatat secara detail dalam Lampiran II berita acara musrenbang.
Kedua, mendokumentasikan usulan program dan kegiatan yang belum dapat diakomodir dalam rancangan dokumen tahun 2027, beserta alasan penolakan yang jelas dan objektif dalam Lampiran III.
Hal ini bertujuan untuk transparansi dan menjadi bahan evaluasi pada periode pembangunan selanjutnya.
Ketiga, menyepakati bahwa minimal satu usulan prioritas dari setiap desa di Kecamatan Lubai akan diakomodir dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2027.
Kebijakan ini diharapkan dapat memastikan bahwa kebutuhan dasar dari tingkat desa juga terpenuhi dalam pembangunan kabupaten.
Keempat, menjadikan berita acara hasil musrenbang ini sebagai dasar utama dalam penyusunan rancangan dokumen rencana daerah Kabupaten Muara Enim tahun 2027.
Hal ini memastikan bahwa hasil musyawarah masyarakat lokal dapat terintegrasi dengan perencanaan pembangunan skala kabupaten.
Hasil musrenbang ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh untuk menyusun pembangunan yang tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Kecamatan Lubai, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pembangunan keseluruhan Kabupaten Muara Enim.
Berita acara resmi hasil musrenbang ditandatangani oleh Wien Wierma Putra, S.STP., M.Si. sebagai Pimpinan Rapat (Pembina TK I) dan Monial Antoni, S.Pd., M.Si. sebagai Notulis (Penata TK I), yang menyatakan bahwa seluruh kesepakatan telah dibuat berdasarkan konsensus bersama dan siap untuk diimplementasikan. (Arto).







