Febriansyah Masih Calon Kuat, Muscab PKB di Lampura Usulkan Tiga Nama Ke DPP
Bongkar Post, LAMPUNG UTARA – Dua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yakni Kabupaten Lampung Utara dan Kabupaten Way Kanan, mengesahkan tiga nama bakal calon Ketua DPC PKB yang akan diusulkan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Ketiga nama bakal calon Ketua DPC PKB Lampung Utara yakni, Andi Putra, Febriansyah, Fatikhatul Khoiriyah.
Sedangkan tiga nama bakal calon Ketua DPC PKB Way Kanan yakni, Sairul Sidik, Ahmad Apriadi, Maharatu.
Untuk diketahui pada Muscab PKB tersebut, nama Febriansyah Ketua DPC PKB Lampung Utara saat ini masih diinginkan kalangan kader dan simpatisan partai besutan almarhum Gus Dur tersebut.
Febriansyah masih menjadi calon kuat untuk terpilih kembali menjadi Ketua DPC PKB Lampung Utara sesuai aspirasi para pendukung PKB di Lampung Utara.
“Febriansyah kami nilai sangat pantas untuk melanjutkan kepemimpinan kelangsungan PKB di Lampung Utara. Dia berhasil menambah perolehan suara dan kursi di DPRD Lampung Utara,” ujar Aprizal salah seorang kader di arena Muscab, di Gedung Pusiban, Kotabumi, Lampung Utara, Jumat (10/4/2025).
Sementara Sekretaris DPC PKB Lampung Utara Dedy Andrianto mengatakan, Muscab merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, sekaligus untuk merumuskan langkah strategis menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
“Pelaksanaan Muscab ini bagian dari amanat AD/ART PKB, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi Pemilu 2029,” ujar Dedy.
Ia menjelaskan, Muscab kali ini memiliki mekanisme berbeda dibanding periode sebelumnya. Pada Muscab saat ini, proses berlangsung melalui musyawarah mufakat dan hanya sebatas mengusulkan bakal calon ketua DPC.
“Tidak lagi dipilih langsung oleh DPW, DPC maupun PAC di tingkat kecamatan. Hasil Muscab ini nantinya akan ditentukan oleh DPP,” jelasnya.
Sementara Ketua DPC PKB Lampung Utara, Febriansyah menyampaikan, kekuatan utama PKB terletak pada sinergi kader mulai dari tingkat pusat hingga akar rumput di desa-desa.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun partai sekaligus berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
“Perjuangan politik PKB bukan semata-mata untuk kekuasaan, tetapi sebagai sarana pengabdian kepada umat dan negara,” tegasnya.
Ia pun mendorong seluruh kader untuk terus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan rakyat, serta menghadirkan solusi nyata.
Selain itu, menjaga nilai-nilai perjuangan partai dan memperkuat soliditas internal juga dinilai menjadi kunci menghadapi kontestasi politik ke depan. (Orean)







