Disdikbud Lampung Dorong Kolaborasi Budaya: Teater Pelajar Jadi Ruang Ekspresi dan Pembentukan Karakter

Bongkarpost.co.id

Bandar Lampung,

Bacaan Lainnya

Semangat seni dan budaya membara di Taman Budaya Lampung saat Festival Teater Pelajar Lampung 2025 resmi dibuka, Jumat (18/4).

Acara tahunan yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Provinsi Lampung ini menjadi panggung berekspresi bagi para pelajar SMA dan SMK se-Lampung dalam mengeksplorasi dunia seni peran dan teater.

Puluhan sekolah dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung ambil bagian dalam kompetisi ini.

Mereka menampilkan pertunjukan teater bertema beragam dari isu sosial kontemporer, budaya lokal, hingga kisah inspiratif yang disajikan dengan semangat dan kreativitas tinggi.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan apresiasinya atas semangat dan antusiasme para pelajar dalam menghidupkan seni teater.

“Saya turut mengapresiasi kegiatan ini, serta semangat dari para pelajar dalam mengembangkan seni budaya. Mudah-mudahan, ke depan kita bisa berkolaborasi dan bekerja sama agar event ini terus membesar, baik dari sisi peserta maupun kualitas acaranya,” ujarnya.

Thomas juga menekankan bahwa festival ini bukan sekadar perlombaan, melainkan ruang pembentukan karakter dan kreativitas generasi muda.

“Festival ini bukan hanya ajang lomba, tetapi juga ruang tumbuhnya karakter, kreativitas, dan kerja sama di kalangan generasi muda,” tambahnya.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Rektor IIB Darmajaya, pimpinan produksi festival, Kepala Taman Budaya Lampung, serta para kepala sekolah SMA/SMK.

Hadir pula para pembina komunitas teater pelajar yang selama ini menjadi motor penggerak kegiatan seni di lingkungan pendidikan.

Salah satu pembina komunitas, Taufik Hidayatullah, menyoroti pentingnya regenerasi dalam dunia teater.

Ia menegaskan bahwa festival ini merupakan upaya konkret untuk menghidupkan kembali semangat berkesenian di kalangan pelajar.

“Kami menggagas festival ini agar adik-adik pelajar punya ruang apresiasi dan ekspresi. Kalau tidak ada wadah seperti ini, maka tradisi dan budaya teater bisa hilang karena minimnya generasi penerus,” ungkapnya.

Festival Teater Pelajar Lampung 2025 akan berlangsung selama tiga hari dan ditutup dengan malam penganugerahan. Sejumlah kategori penghargaan disiapkan, seperti Pemeran Terbaik, Sutradara Terbaik, Naskah Terbaik, hingga Penampilan Terbaik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan geliat seni peran di kalangan pelajar Lampung terus tumbuh dan mendapat dukungan nyata dari berbagai pihak khususnya institusi pendidikan dan pemerintah daerah.(*)

Pos terkait