Disbunak Pesawaran Antisipasi Masyarakat Dengan Membeli Pupuk Nonsubsidi

Bongkarpost.co.id (Pesawaran) – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Pesawaran antisipasi masyarakat akan kelangkaan pupuk subsidi. Kamis (04/08/2022).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Kadisbunak) Fisky V melalui Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Sarana Data Trianda saat diwawancarai rekan-rekan media.

Bacaan Lainnya

Dirinya mengungkapkan, antisipasi kelangkaan pupuk subsidi bisa lakukan dengan membeli pupuk nonsubsidi yang tersedia dengan berbagai macam harga.

“Untuk pupuk Urea harganya Rp 2.250 per kilo, pupuk MPK harganya Rp 2.300 per kilo, kemudian pupuk SP36 harganya Rp 2.400 per kilo, lalu pupuk Organik Granul harganya Rp 800 per kilo dan pupuk Organik Cair harganya Rp 20.000 per liter,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, antisipasi dilakukan mengingat terbatasnya pupuk subsidi yang diberikan kepada masyarakat setempat.

“Sebagaimana yang tertuang didalam surat keputusan Kepala Dinas nomor 521/49/KTPS/IV.19/PSP/2022 terkait dengan realokasi pupuk subsidi di sektor pertanian, kita mendapat pupuk subsidi sebanyak 19.778 ton,” jelasnya.

“Dengan rincian, pupuk Urea sebanyak 11.679 ton, dan pupuk MPK sebanyak 8.099 ton. Masing-masing tersebar di 11 Kecamatan yang ada di kabupaten kita,” timpalnya.

Lanjutnya, dari masing-masing kecamatan tersebut, kemudian disebarkan lagi ke kelompok-kelompok tani, “Sebanyak 148 Desa di kabupaten setempat,” lanjutnya.

Menambahkan, Data juga mengatakan pihaknya akan terus berusaha semaksimal mungkin agar pupuk subsidi bisa didapatkan secara berkelanjutan.

“Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin meminta ke pemerintah pusat melalui menteri pertanian agar bantuan program pupuk seperti pupuk cair, pupuk organik, pupuk hayati dapat masuk ke Kabupaten Pesawaran untuk menanggulangi kekurangan dan kelangkaan pupuk subsidi tersebut,” tutupnya.

(Akbar)

Pos terkait