Dinas Sosial Tuba Gelar Rakor PKH Tingkat Kabupaten

  • Whatsapp

Tulangbawang, (Bongkarpost)- Dinas Sosial Kabupaten Tulangbawang belum lama ini melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH) dengan menggelar Rapat Koordinasi PKH Tingkat Kabupaten, di Aula Taman Makam Pahlawan Tulangbawang.

Rakor perdanaPKH di masa tatanan kehidupan baru (new normal) tersebut dihadiri Sekretaris Dinsos Tulangbawang, Korwil PKH Lampung 2, Ketua dan Sekretaris PPKH, Korkab, APD dan Perwakilan Pendamping se-Tulangbawang.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Binhar Sekertaris Dinas Sosial Tuba, mengatakan meminta kepada pendamping SDM PKH untuk terus meningkatkan kinerja, mengingat pendamping sosial PKH merupakan ujung tombak yang langsung bersentuhan dengan KPM PKH.

“Saya yakin SDM PKH kinerjanya tidak diragukan dalam melakukan pendampingan KPM PKH, namun di masa New Normal ini pasca Pandemi Covid-19 kinerja para pendamping tetap perlu ditingkatkan,” tegas Binhar.

Sementara itu, di tempat yang sama, Korwil PKH Provinsi Lampung 2 Slamet Riyadi dalam materinya mengintruksikan kepada seluruh SDM PKH untuk menaati segala ketentuan PKH, kode etik, serta upaya inovasi dalam pendampingan PKH, sebagaimana arahan Mensos RI.

“Alhamdulilah penyaluran bansos PKH pada Juni 2020, capaian realisasi Tulang bawang cukup baik yaitu 91,69 persen dari total 16.557 KPM,” jelasnya.

Lebih lanjut Slamet Riyadi menuturkan, sebenarnya pendamping PKH masih ada “PR” sebanyak 8,31 persen KPM yang terkendala penyaluran. Namun ini tengah diproses,salah satu kendalanya adalah pendistribusian KKS dan Buku Tabungan yang belum tuntas.

“Dalam hal ini kami terus berkordinasi dengan Himbara serta pihak terkait yang memiliki data dengan PKH. Moga ini segera tuntas, dan KPM dapat segera mendapatkan layanan,” bebernya.

Sementara, Korkab Tulangbawang Rudi Fajri HB menyatakan bahwa kinerja graduasi Tulangbawang cukup baik meski di tengah Covid-19.

“Kami juga telah melakukan mapping data, dan hasilnya kami tetapkan 3 Pendamping Sosial PKH dengan kinerja graduasi terbaik yaitu pertama Ari Budiono dengan capaian 73 KPM tergraduasi sejahtera, ke-dua Rohman yaitu 50 KPM, dan ke-tiga Made Wisma MY dengan capaian graduasi 37 KPM. Tentu ini sesuai dengan arahan Pak Mensos RI untuk terus mengupayakan giat graduasi mandiri bagi KPM yang telah dirasa sejahtera melalui mekanisme yang ada,” pungkas Rudi. (Can/Ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *