Demplot Padi Organik AGN Janjikan Hasil Panen 8 ton per hektare.

Demplot Padi Organik AGN Janjikan Hasil Panen 8 ton per hektare

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Tulang Bawang

Dalam rangka mendukung program pemerintah pusat Ketahanan pangan dengan pengembangan sistem Pertanian Organik, Dinas Pertanian Kabupaten Tulang bawang melaksanakan kegiatan Demplot Padi Organik seluas 1 ha, berlokasi di Kampung Gedung karya jitu, Kecamatan Rawa jitu Selatan.

Dikatakan PLT Kepala Dinas Pertanian, Indra Permana Kabupaten Tulang Bawang. Demplot Organik merupakan upaya menuju pertanian pro organik yang meliputi pemanfaatan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenahan unsur tanah sebagai solusi terhadap masalah pupuk mahal.

Gerakan ini mendorong petani untuk memproduksi pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenahan unsur tanah secara mandiri.

“Demplot (Demonstration Plot) Padi Organik AGN adalah lahan percontohan budidaya padi menggunakan teknologi pupuk organik AGN (sering dikaitkan dengan produk pertanian organik seperti pupuk organik cair atau padat yang mendukung keberlanjutan) untuk membuktikan keunggulan budidaya padi tanpa bahan kimia sintetik.

 

Konsep dan Tujuan Demplot AGN

Pembuktian langsung lahan percontohan ini bertujuan menunjukkan kepada petani bahwa hasil budidaya padi organik dengan produk AGN tidak kalah dengan metode konvensional.,” terangnya.

Langkah ini sebagai wujud komitmen Pemerintah kabupaten Tulangbawang untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Tulang bawang melalui perbaikan kondisi lahan dengan menggunakan pupuk organik.

“Seperti diketahui, Wilayah rawa jitu selatan, sebagai salah satu wilayah penghasil gabah terbesar di Provinsi Lampung hal inilah tentu harus di dukung berbagai kebutuhan pertanian,selain Alsintan, bibit, obat-obatan dan juga pupuk.

Salah satunya pupuk organik yang ramah lingkungan karna petani saat ini tidak harus lagi bergantung kepada pupuk kimia namun ada pilihan lain guna meningkatkan produktifitas padi, saat ini petani berpikir keras agar hasil panen meningkatkan meskipun luas lahan pertanian tidak bertambah.,” jelasnya.

Indra Permana,menambahkan sebelumnya, petani di wilayah rawa jitu selatan dalam per hektare dapat menghasilkan gabah kering giling 6 ton per hektare, dengan Demplot (Demonstration Plot) Padi Organik AGN akan meningkatkan menjadi 7 sd 8 ton per hektare.

“Bila mana para petani mengaplikasikan penggunaan pupuk organik sesuai dengan petunjuk melalui Penyuluhan PPL , insyaallah target 8 ton per hektare dapat tercapai, tentu ini kabar baik bagi para petani di wilayah rawa jitu selatan, kedepannya akan kita perluas kelahan lahan pertanian lainnya.,”tutupnya

Hadir pada kesempatan itu Yendahren Kepada dinas DLHD kabupaten Tulangbawang, Romli Camat rawa jitu selatan, Gusri Kepala Kampung Gedung karya jitu, Penyuluh pertanian dan Gapoktan Se- kecamatan rawa jitu selatan

(ris)

Pos terkait