Cegah Karhutla, Kodim 0404 Perkuat Sinergi
Bongkar Post, Muara Enim – Upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui sinergi TNI-Polri, pemerintah kecamatan, fasilitas kesehatan serta perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Muara Enim.
Komando Distrik Militer (Kodim) 0404/Muara Enim melalui Danramil 404-05/Tanjung Enim Kapten Inf. Kamaluddin mengikuti Apel Bersama Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla yang digelar di Lapangan Sepak Bola PT BSP, Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Danramil 404-05/Tanjung Enim Kapten Inf. Kamaluddin melalui kegiatan tersebut menegaskan pentingnya soliditas dan kesiapsiagaan seluruh unsur. Dengan koordinasi yang kuat dan respons cepat, potensi Karhutla diharapkan dapat ditekan sehingga tidak menimbulkan kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan maupun dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
“Semangat yang dibangun jelas Karhutla bukan hanya dipadamkan ketika api membesar, tetapi harus dicegah sejak potensi pertama muncul. Sinergi dan kesiapsiagaan menjadi kunci untuk melindungi lingkungan serta keselamatan masyarakat.
“Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menegaskan pentingnya kesiapan bersama dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko muncul dan meluasnya titik api.
Karhutla Harus Dicegah dari Hulu.
lanjut Danramil,Karhutla tidak dapat dipandang semata-mata sebagai persoalan teknis pemadaman. Pencegahan harus dilakukan dengan memahami faktor yang menjadi pemicu kebakaran.
“Pembukaan lahan dengan cara pembakaran masih menjadi salah satu faktor yang berpotensi memicu Karhutla. Selain itu, kondisi bentang alam gambut yang mengalami kekeringan akibat drainase yang tidak terkendali dapat meningkatkan kerentanan lahan terhadap kebakaran dan membuat api lebih sulit dikendalikan.
“Faktor cuaca juga berpengaruh besar. Musim kemarau yang panjang, suhu tinggi, kondisi vegetasi yang kering serta angin dapat mempercepat penyebaran api sehingga kebakaran kecil berpotensi berkembang menjadi lebih luas.
“Karena itu, pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama. Masyarakat, pemerintah, TNI-Polri dan perusahaan dituntut meningkatkan kewaspadaan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, segera melaporkan apabila menemukan titik api, serta melakukan penanganan sedini mungkin”tutup Kapten Kamaluddin.
Apel dihadiri unsur Forkopincam Lawang Kidul dan Tanjung Agung, di antaranya Camat Lawang Kidul, Sekcam Tanjung Agung, Danramil 404-05/Tanjung Enim, Kapolsek Lawang Kidul, Kapolsek Tanjung Agung, Puskesmas Tanjung Enim dan Puskesmas Tanjung Agung,turut terlibat jajaran manajemen perusahaan dan stakeholder. (Td)







