Cabdin Pendidikan II Genjot Sosialisasi SMA Terbuka, Libatkan Camat hingga Kepala Desa Jangkau Anak Putus Sekolah

Cabdin Pendidikan II Genjot Sosialisasi SMA Terbuka, Libatkan Camat hingga Kepala Desa Jangkau Anak Putus Sekolah

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Bandar Lampung

Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wilayah II Provinsi Lampung mulai mengakselerasi sosialisasi Program SMA Terbuka Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai langkah memperluas akses pendidikan menengah sekaligus menekan angka anak tidak sekolah (ATS) dan angka putus sekolah (APS).

Sosialisasi perdana di wilayah kerja Cabang Dinas Wilayah II dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para camat, hingga Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) se-Kabupaten Tanggamus.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Rodi Hayani Samsun, mengatakan keterlibatan pemerintah daerah hingga aparatur desa menjadi strategi penting agar informasi mengenai SMA Terbuka dapat menjangkau masyarakat yang selama ini belum mendapatkan akses pendidikan secara optimal.

“Di Cabang Dinas Wilayah II kami telah melaksanakan sosialisasi SMA Terbuka di Kabupaten Tanggamus yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Kota Agung. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Dinas Pendidikan, PMD, para camat, dan Apdesi se-Kabupaten Tanggamus. Kami ingin memastikan informasi ini sampai ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Rodi.

Menurut Rodi, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program tersebut. Dengan dukungan pemerintah daerah hingga pemerintah desa, informasi mengenai SMA Terbuka diharapkan dapat diterima oleh anak-anak usia sekolah yang belum melanjutkan pendidikan maupun mereka yang terancam putus sekolah.

“SMA Terbuka hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk mengikuti pendidikan di sekolah reguler. Karena itu, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan ikut aktif menyampaikan informasi ini kepada masyarakat,” katanya.

Program SMA Terbuka merupakan salah satu kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperluas pemerataan akses pendidikan menengah.

Sistem pembelajaran yang lebih fleksibel diharapkan mampu mengakomodasi peserta didik yang memiliki kendala ekonomi, pekerjaan, jarak tempuh, maupun kondisi lainnya sehingga tetap dapat menyelesaikan pendidikan hingga jenjang SMA.

Upaya tersebut juga diperkuat melalui Surat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Nomor 100.3.4/10/V.01/2026 tertanggal 17 Juli 2026 yang meminta pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, hingga pemerintah desa turut menyebarluaskan informasi mengenai Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan SMA Terbuka Tahun Ajaran 2026/2027.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II berharap semakin banyak lulusan SMP maupun masyarakat yang sempat putus sekolah dapat kembali memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk memastikan layanan pendidikan menengah dapat diakses secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat.(Jim/rls)

Pos terkait