Bus Jakarta–Padang Masuk Jurang di Lahat: 1 Pelajar Tewas, 6 Luka, 36 Penumpang Selamat dari Maut

Bus Jakarta–Padang Masuk Jurang di Lahat: 1 Pelajar Tewas, 6 Luka, 36 Penumpang Selamat dari Maut

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post | Lahat-
Kecelakaan tragis bus PO Al Hijrah yang terjun ke jurang di jalur lintas Kabupaten Lahat akhirnya mulai menemui titik terang. Polisi mengonfirmasi, sebanyak 1 orang meninggal dunia, 6 orang mengalami luka-luka (1 luka berat dan 5 luka ringan), dan sisanya selamat dalam insiden yang terjadi Senin (16/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.00–02.30 WIB.

 

Bus membawa sekitar 36 penumpang.

Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto (atau Novy Edyanto), menyampaikan bahwa proses evakuasi telah selesai dilakukan oleh tim gabungan. “Total korban dalam kejadian ini sebanyak 7 orang terdampak langsung. Rinciannya, 1 meninggal dunia, 1 luka berat, 5 luka ringan, dan sisanya selamat tanpa luka serius. Seluruh korban sudah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Novi dalam keterangan resminya. Ia juga memimpin langsung proses evakuasi di TKP.

 

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat bus melintas di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Lahat–Empat Lawang), tepatnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, sekitar pukul 02.30 WIB. Diduga, kendaraan mengalami hilang kendali (slip) sebelum akhirnya kehilangan kendali dan terperosok ke jurang sedalam sekitar puluhan meter (estimasi jurang sisi kiri jalan di tikungan tajam perbukitan).

Sejumlah saksi di lokasi menyebut bus terlihat melaju di tanjakan dan tikungan tajam sebelum kejadian.
“Bus sempat slip/tergelincir, lalu langsung jatuh ke bawah,” ujar salah satu saksi. Ada pula laporan bus berpapasan dengan kendaraan lain sebelum hilang kendali.

 

Dugaan Penyebab

Polisi mengungkap beberapa dugaan awal penyebab kecelakaan, antara lain: Faktor teknis kendaraan (rem blong / mesin bermasalah)
Kondisi jalan (tikungan tajam / licin / minim penerangan)
Faktor human error (kelalaian sopir / kelelahan)

Namun, AKBP Novi Edyanto menegaskan bahwa penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan.
“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan sopir dan uji teknis kendaraan,” tegasnya.

 

Kondisi Korban

Korban luka saat ini dirawat di RSUD Lahat (dan fasilitas kesehatan terdekat lainnya), sementara korban meninggal dunia telah dibawa ke RSUD Lahat untuk proses identifikasi. Korban meninggal dunia diketahui berinisial bernama lengkap Cerry Siswandi Wijaya (14), seorang pelajar perempuan asal Kemayoran/Jakarta Pusat. Ia diduga terlempar keluar dari kaca bus dan terhimpit saat kendaraan terguling. Pihak keluarga korban mulai berdatangan ke lokasi dan rumah sakit, menunggu kepastian identitas para penumpang.

Tragedi ini kembali menyoroti tingginya risiko kecelakaan di jalur lintas perbukitan Sumatera Selatan, yang kerap menjadi titik rawan kecelakaan kendaraan besar. (*)

Pos terkait