Buka Pra OSN 2026, Kadisdikbud Dorong Siswa SMP Bandar Lampung Siap Bersaing di Level Nasional
Bongkar Post, Bandar Lampung
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Hj. Eka Afriana, S.Pd, menegaskan Pra Olimpiade Sains Nasional (Pra OSN) 2026 menjadi momentum strategis untuk menyiapkan siswa berprestasi agar mampu bersaing hingga tingkat nasional.
Hal itu disampaikan Eka saat membuka Pra OSN jenjang SMP tahun 2026 di SMPN 16 Bandar Lampung, Rabu (25/2/2026).
Sebanyak 997 siswa kelas VII dan VIII dari seluruh SMP se-Kota Bandar Lampung ambil bagian dalam seleksi awal pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Matematika.
Menurut Eka, Pra OSN bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari desain besar peningkatan mutu pendidikan di Kota Bandar Lampung.
“Ibu minta anak-anakku semua yang hari ini mengikuti Pra OSN untuk terus semangat. Kegiatan ini bukan hanya seleksi, tetapi ruang untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi kalian di bidang sains,” ujarnya.
Ia menekankan, keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari capaian administratif, melainkan dari lahirnya siswa-siswa yang berani tampil dan teruji dalam kompetisi akademik.
“Kegiatan ini juga merupakan tantangan. Sebagai generasi penerus bangsa, kalian harus mampu menghadapi berbagai tantangan, khususnya di bidang pendidikan. Kompetisi seperti ini melatih mental, disiplin, dan daya juang untuk bisa bersaing di level yang lebih tinggi,” tegasnya.
Eka menilai, partisipasi hampir seribu siswa menjadi indikator meningkatnya kesadaran sekolah terhadap pentingnya pembinaan talenta.
Ia memastikan Disdikbud akan mengawal proses seleksi dan pembinaan secara berkelanjutan agar hasilnya maksimal.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pra OSN SMP, Sri Budi Karyadi, M.Pd, menjelaskan dari masing-masing mata pelajaran akan dipilih 50 peserta terbaik untuk mengikuti pembinaan intensif selama dua pekan mulai awal April 2026.
“Para peserta terpilih akan dibimbing oleh guru-guru yang tergabung dalam MGMP. Kami juga membuka peluang kerja sama dengan lembaga bimbingan belajar maupun perguruan tinggi seperti Universitas Lampung untuk memperkuat materi dan pendalaman soal,” jelasnya.
Bagi Eka Afriana, Pra OSN adalah investasi jangka panjang daerah dalam membangun generasi unggul.
“Kami ingin siswa Bandar Lampung tidak hanya menjadi juara di tingkat kota, tetapi mampu menembus level provinsi hingga nasional,” tandasnya.
Panitia juga menetapkan juara 1, 2, dan 3 serta harapan 1, 2, dan 3 di setiap mata pelajaran. Para pemenang akan memperoleh uang pembinaan, masing-masing Rp1 juta untuk juara 1, Rp750 ribu juara 2, dan Rp500 ribu juara 3.
Mengusung tema “Membangun Talenta Sains Muda Unggul dan Berintegritas Menuju Indonesia Emas 2045”, Pra OSN merupakan kolaborasi antara Disdikbud dan MKKS SMP Bandar Lampung.(*)







