BPOM Bandar Lampung Ajak Pemda dan Stakeholder Bersinergi Jaga Keamanan Pangan

Bandar Lampung, BP

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandar Lampung mengajak Pemerintah Daerah (Pemda) dan stakeholder terkait untuk saling bersinergi menjaga keamanan pangan di masyarakat. Demikian dikatakan Zamroni, Plt. Kepala BPOM Bandar Lampung, usai acara advokasi Keamanan Pangan Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya, Rabu (8/2/2023), di Emersia Hotel, Bandar Lampung.

Bacaan Lainnya

“Ini program Badan POM, dan kami mengajak pemerintah daerah yang juga memiliki program, apabila programnya bisa bersinergi maka kita akan menjalankan secara bersama – sama, dengan lokus yang sama, dan diharapkan hasilnya akan lebih baik,” ujar Zamroni, saat diwawancara Bongkarpost.co.id.

Dikatakan, saat ini pangan makin berkembang, dan harus dikawal terus menerus.

“Kalau dulu kita tidak mengenal Cikibul, tahunya kan hanya singkong rebus dan pisang goreng, dan macam-macam kue, maka jangan sampai produk pangan yang beredar menjadi tidak aman,” kata dia.

Lanjutnya, pengawalan (pangan, red) dilakukan bukan hanya oleh BPOM saja, juga dari Pemda dan stakeholder terkait.

“Termasuk masyarakat dan pers juga ikut mengawal,” tandasnya.

Masih kata Zamroni, akibat dari kurangnya pemahaman masyarakat, maka bisa terjadi keracunan pangan.

“Di Punggur (Lampung Tengah) terjadi keracunan, masyarakat kurang paham bagaimana menyajikan pangan yang aman,” ujarnya.

Dan skala nasional di Tasikmalaya.

“Kasus Cikibul, terjadi robekan di lambung akibat cara penyajian dan cara konsumsi yang tidak benar,” paparnya.

Untuk itu, sambung dia, BPOM terus melakukan advokasi ke masyarakat agar produk pangan yang beredar, baik cara penyajian dan cara produksinya dilakukan secara benar. (tk)

Pos terkait