Bongkar Post – Satu Jam Ngobrol, Pj Gubernur Samsudin Salut Dengan BONGKAR POST

Foto. Dokumentasi Acara Audiensi pada 2 Oktober 2024 //Diki, Neni.

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Bandar Lampung,

Bongkar Post Group beraudiensi dengan Pj Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin, SH., MH, M.Pd., pada Rabu (2/9/2024) di ruang kerja Gubernur lantai II Sakai Sambayan Pemprov Lampung.

Kehadiran Bongkar Post (perusahaan dan jajaran redaksi) diterima langsung oleh Pj Gubernur yang didampingi Kadiskominfotik Pemprov Lampung Achmad Saefulloh, SH., beserta jajaran protokoler Gubernur pada pukul 14.00 WIB.

Jauhari, SH., MH., CIL., selaku CEO/Pimpinan Umum/Komisaris Bongkar Post Group beserta tim, diantaranya Andi Yusril (Pimprus), Sattika Octaria, S.Ikom (Redaktur Harian Bongkar Post), Nopriansyah, ST (Redaktur bongkarpost.co.id), Zulman Hadi, S.Sos (Redpel Harian Bongkar Post), Rusmin Masjudin (Wartawan/Asisten Redaktur bongkarpost.co.id), Muzamil (Koordinator Podcast Bongkar-bongkaran), dan beberapa wartawan kota serta provinsi, diantaranya Harzimi Amar, Neni Sagita, Diki Darmawan.

Diskusi santai membahas berbagai hal, salah satunya tentang progres pembangunan Kotabaru Lampung sebagai pusat pemerintahan di masa depan.

“Kami patut berbangga dan bersenang hati atas sambutan pak Pj Gubernur yang meluangkan waktunya bertemu kami hari ini sekaligus bersilaturahmi. Dalam waktu yang singkat ini poin penting yang ingin kami sampaikan tentang kelanjutan pembangunan Kotabaru Lampung dan isu-isu strategis lainnya, kami pun mengapresiasi atas beberapa keberhasilan selama dipimpin oleh pak Samsudin selaku Pj Gubernur Lampung,” papar Jauhari membuka dialog tersebut sembari memperkenalkan satu-persatu jajaran pimpinan dan wartawan Bongkar Post kepada Pj Samsudin.

Samsudin menyambut baik kehadiran tim Bongkar Post dengan harapan agar kedepan tetap dapat terjalin hubungan yang sinergis antara media dengan pemerintah.

“Mari kita kawal bersama pembangunan Kotabaru ini dengan penuh semangat. Walau sempat mandeg sekitar 14 tahun di era sebelumnya, akhirnya saya berinisiatif dan memutuskan bahwa ini harus dimulai. Dana yang bernilai fantastis sudah digelontorkan, mesti dilanjutkan dan dipertanggungjawabkan sesuai dengan semangat menuju Indonesia emas 2045, momen 17 Agustus 2024 diputuskan pelaksanaannya di Kotabaru sebagai start awal sosialisasi demi melanjutkan pembangunan,” harap Samsudin.

Dia mengklarifikasi terkait “berita miring” yang sempat beredar di ruang publik soal isu dana 2 Miliar yang terkumpul secara spontan alias on the spot saat pelaksanaan Sholat Jumat perdana di lokasi Kotabaru.

“Ini untuk penyemangat saja. Toh panitia pembangunan mesjid belum terbentuk, rekening belum ada. Belum apa-apa. Via telpon maupun lisan beberapa warga masyarakat yang tidak bisa saya sebutkan namanya di sini, secara sukarela menyatakan komitmen dan siap menyumbang. Saya hitung-hitung sekitar 2 Miliaranlah. Dananya belum ada, namun semoga mereka dapat memenuhi janjinya dikemudian hari,” lanjut Pj Gubernur Samsudin.

Diketahui, selain di Pemprov Lampung, dia pun telah berkantor sementara di gedung Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Sabah Balau Kecamatan Jatiagung Lampung Selatan. Berdekatan dengan kampus UIN RI.

Diskusi  yang mengalir interaktif tersebut membahas berbagai isu menarik, misalnya potensi Benih Bening Lobster (BBL) yang viral belakangan ini. Sempat ditanyakan soal ini kepada Pj Gubernur Samsudin terkait upaya Pemprov dalam meningkatkan skill dan kapasitas nelayan tangkap di Provinsi Lampung untuk meningkatkan income daerah.

“Beranjak dari masalah kemampuan budi daya nelayan BBL yang belum profesional, kasus-kasus mengemuka penangkapan baby lobster ilegal di tahun ini, kompetensi negara Vietnam dalam menbudidayakan benih baby lobster menjadi siap jual, patut jadi pelajaran, maka kami menginformasikan bahwa sudah ada upaya program dari DKP Lampung melalui informasi Kabid Tangkap Zaenal, dalam membina puluhan Kelompok Nelayan di 2 lokasi strategis yakni, Tanggamus dan Lampung Barat. Ini sudah menghasilkan income awal bagi daerah 40 jutaan dalam waktu 2 minggu pertama program berjalan, selain sosialisasi konsepsi yang gencar DKP lakukan di beberapa daerah dalam 3 bulan terakhir,” jelas Rusmin wartawan Bongkar Post kepada Pj Samsudin.

Menanggapi hal ini, Pj Gubernur mengatakan akan menjawabnya dalam sesi diskusi berikutnya dalam jadwal khusus mengingat waktu pertemuan yang terbatas. Perlu pemaparan konsep secara komprehensif dalam penjelasannya.

Pj Gubernur Samsudin sempat nyatakan bahwa kita patut berbangga Provinsi Lampung memiliki lokasi cukup luas di Kotabaru sebagai lahan milik sendiri. Butuh sinergitas yang kuat antara pemerintah dan stakeholder beserta awak media dalam mengawal dan menyatukan visi terkait membangun pusat pemerintahan di Kotabaru Lampung Selatan.

“Dibandingkan dengan provinsi terdekat seperti Banten, Bengkulu, dan Sumatera Selatan yang cukup berimbang antara jumlah penduduknya dengan APBD nya, Lampung belum mencapai itu,” terang Samsudin dengan mimik serius.

Dia terangkan, ukuran kesejahteraan masyarakat dapat dilihat dari perbandingan jumlah penduduk dengan total APBD. Misal warga Lampung 9,4 juta jiwa, maka minimal nilai APBD nya 9 triliunan rupiah, jangan turun. Grafiknya naik akan semakin baik.

Dilanjutkannya lagi, bahwa ada 3 hal untuk meningkatkan income daerah, yakni, pertama, Akuntabilitas, ini dimaksudkan terhindar dari praktik korupsi yang dapat merugikan masyarakat. Kedua, memaksimalkan perolehan sektor pajak, misal Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BNKB). Namun ini ada titik kulminasinya. Tak bisa naik lagi. Ketiga, potensi sektor pariwisata dan investasi (bisnis).

Disinggung Muzamil tentang Proyek Strategis Nasional (PSN), Samsudin katakan telah berkirim surat kepada Presiden RI, kelanjutan dari pertemuan sebelumnya dengan Presiden beberapa waktu lalu terkait usulan Kotabaru menjadi Rencana Proyek Nasional Jangka Pendek dan Menengah. Presiden Jokowi sudah beri sinyal positif alias “lampu hijau”.

“Saat pergantian presiden dan kabinet yang baru nanti, akan kami lobby kembali dan diperjuangkan lagi. Intinya kita akan kawal terus,” pungkas Pj Samsudin.

Obrolan pun berlanjut, sekaligus kru mengapresiasi atas kinerja Pj Gubernur Samsudin walau baru sebentar memimpin Lampung. Dilontarkan oleh Tika Redaktur Harian Bongkar Post, bagaimana fleksibelnya kerja pak Samsudin dalam menyelesaikan banyak masalah dan kepiawaiannya dalam mengawal proses Pilgub 2024 dengan cara aman dan damai tanpa melupakan para “seniornya”, yaitu bersilaturahmi dengan para tokoh terkemuka di provinsi ini.

Setengah bercanda dia cetuskan dengan spontan untuk mencairkan suasana, bahwa kalau mau menjadi media yang besar Bongkar Post mesti berpatokan pada 7 hal.

“Diantaranya B adalah Braveness (Keberanian), O adalah Organizing (Manajemen Organisasi), N yakni Networking (membangun jaringan yang kuat), G adalah Good News (Selalu Memberitakan yang Terbaik), K adalah Kompetensi (menyangkut standar profesi), A adalah action, dan R adalah Reform (semangat pembaharuan),” paparnya yang langsung disambut applaus oleh peserta audiensi yang hadir.

Seraya berseloroh dalam kalimat guyon,”salut bagi Bongkar Post yang selalu konsen dalam pemberitaan soal Kotabaru khususnya. Saya jadi ikut semangat. Tapi bila Bongkar Post ngerem, saya ikut mengkerut,” sambil tertawa bareng dengan semua yang hadir di ruangan itu.

Singkatnya, pertemuan silaturahmi Bongkar Post Group dengan Pj Gubernur Lampung Samsudin yang berlangsung hampir 1 jam itu dalam suasana yang akrab, memberi kesan tersendiri bagi media ini.

Tepat pukul 15.00 WIB, sebelum berpamitan dilakukan foto bersama sekaligus pemberian plakat penghargaan dari CEO Bongkar Post Jauhari, dan sebaliknya dari Pj Gubernur Samsudin. Tak lupa media ini memberikan kenang-kenangan berupa foto ukuran besar, yaitu saat tim Bongkar Post berpose dengan Pj Gubernur Lampung pada upacara peringatan HUT RI, 17 Agustus 2024 di Kotabaru Lampung Selatan. (Nopri)

Pos terkait