Bongkar Post – Perpustakaan Modern Siapkan Pelayanan Terbaik Tingkatkan Minat Baca masyarakat 

 

Bongkarpost.co.id

Bacaan Lainnya

Bandarlampung,

Perpustakaan Modern provinsi Lampung siapkan layanan terbaik untuk masyarakat/komunitas literasi untuk menggelar kegiatan, yang berdedikasi khususnya untuk meningkatkan literasi.

Hal itu di sampaikan kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lampung Riski Sofyan, S.STP., M.Si, di Bandar Lampung Minggu 5/5/2024.

“Dengan adanya gedung ini kita siapkan aula-aula untuk mereka berkegiatan, kemudian kita siapkan juga sekretariat bersama untuk komunitas bergiat literasi di sini (gedung perpustakaan modern-red),” ujarnya.

Menurutnya, dari pada penggiat literasi menggelar kegiatan di cafe atau menyewa tempat, lebih baik mereka menggunakan aula-aula di perpustakaan modern dan tentunya semuanya gratis tanpa dipungut biaya.

“Selama ini para pegiat literasi jika ingin menggelar kegiatan mereka sewa cafe dan berbayar, tapi jika di sini semuanya gratis selama itu kegiatan yang berhubungan dengan literasi dan meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat,” kata Riski.

Dia mengatakan, ada 4 aula-besar yang ada di perpustakaan modern yang bisa para penggiat literasi gunakan secara bergantian.

“Dengan adanya ini sangat disambut baik masyarakat dan mahasiswa, selain juga karena strategis dan beberapa pelayanan yang bisa diakses secara tidak berbayar,” ucapnya.

Riski menilai ini ialah salah satu bentuk peran dari dinas perpusda untuk menyiapkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat untuk meningkatkan minat baca.

“Kami menyiapkan pelayanan yang sebaik-baiknya bagi masyarakat, tapi kami juga harus memotivasi bagaimana caranya untuk meningkatkan minat baca masyarakat,” terangnya.

Riski juga menjelaskan, bahwa sekarang sudah ada program perpustakaan berbasis inklusi sosial yang artinya perpustakaan saat ini tidak lagi di tuntut hanya menyediakan rak-rak buku, tapi lebih ke meningkatkan keterampilan masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya.

“Bagaimana perpustakaan ini menyiapkan ruang ruang untuk masyarakat meningkatkan keterampilan hidupnya, agar bisa untuk meningkatkan perekonomian mereka,” ujarnya.

Dia juga mengatakan dalam membangun literasi harus ada kolaborasi dengan semua elemen penggiat dan komunitas literasi.

“Karena tanpa mereka juga kita bukan apa-apa, jadi kita saling bahu membahu untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya pembangunan literasi di provinsi Lampung,” tutupnya.

Sementara, Budayawan Ansori Djausal mengatakan, bahwa gedung perpustakaan modern hanyalah fasilitas tetapi yang paling menentukan semangat, yaitu yang ada di dalamnya.

“Tantangan terbesar adalah bagaimana perpustakaan ini bisa mengajak masyarakat bukan hanya sebagai pengguna tetapi untuk membangun,” kata dia.

Menurutnya, perpustakaan itu harus membangun keinginan tahuan, bukan hanya pada anak-anak, namun muda, dewasa dan lansia juga harus membaca.

“Misalnya orang-orang menganggap bahwa perpustakaan itu untuk anak-anak, itu salah jika bisa mengundang seluruh elemen masyarakat muda, dewasa, dan lansia itu luarbiasa,” ucapnya.

“Karena kebudayaan membaca itu sesuatu yang penting, sama pentingnya dengan politik dan ekonomi karena dia identitas bangsa,” pungkasnya.

 

Oleh : Jimi

Editor : Nopri

Pos terkait