Bongkar Post – Menang Quick Count PSU, ini Profil Nanda Indira Siap Pimpin Pesawaran Lebih Maju

Foto. Nanda Indira Dendi, S.E., M.M.,

 

Bacaan Lainnya

Bongkarpost.co.id, Pesawaran

Hj. Nanda Indira Dendi, S.E., M.M., adalah calon Bupati Pesawaran nomor urut 2 pada Pilkada 2024. Ia dikenal sebagai sosok perempuan inspiratif yang aktif di berbagai bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Lahir di Tanjung Karang, Bandar Lampung, pada 8 Januari 1985, Nanda kini berusia 40 tahun. Ia merupakan istri dari Bupati petahana Pesawaran, Dendi Ramadhona, dan ibu dari dua anak. Selain itu, ia juga memegang gelar adat “Suntan Nata Makhga” dari Punyimbang Adat Tiyuh Kesugihan, Gedongtataan, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal.

Perjalanan pendidikannya dimulai dari SDN Rawa Laut (1991–1997), lalu melanjutkan ke SMP Al Kautsar Bandar Lampung (1997–2000), dan SMA Negeri 2 Bandar Lampung (2000–2003). Setelah itu, ia menempuh pendidikan tinggi di STIE Perbanas Jakarta dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 2008. Kemudian ia menyelesaikan studi Magister Manajemen Sumber Daya Manusia di Universitas Saburai Lampung dan lulus pada 24 Oktober 2019.

Dalam aktivitas sosial dan organisasi, Nanda telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat. Ia menjabat sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran. Selain itu, ia dipercaya sebagai Ketua Himpaudi (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini) Kabupaten Pesawaran periode 2022–2026 dan Ketua DPD Laqsi Kabupaten Pesawaran periode 2021–2026. Ia juga menjadi pembina Kampung KB Terpadu dan berhasil membentuk 65 Kampung KB dan Rumah DataKu hingga tahun 2023. Tak hanya itu, Nanda merupakan inisiator Desa Wisata Ramah Perempuan dan Peduli Anak (Dewi Ramah Mulia) serta penggagas Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) di setiap desa.

Kiprahnya dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat telah mendapatkan banyak penghargaan bergengsi, antara lain Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI pada tahun 2023 atas kontribusinya dalam pembangunan Desa Cipadang. Ia juga menerima Manggala Karya Kencana dari BKKBN Pusat pada 2022, KWRI Awards 2023 sebagai Perempuan Inspiratif di bidang Kesejahteraan Keluarga, serta Perempuan Terinspirasi IKWI Awards 2022 atas upayanya dalam memajukan UMKM. Di bidang kepramukaan, ia memperoleh penghargaan Pancawarsa I pada 2017 dan Pancawarsa III pada 2023.

Sebagai calon bupati, Nanda mengusung visi pembangunan yang berbasis pada pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan pembangunan berkelanjutan. Program unggulannya mencakup Program CAKEP (Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, Produktif), yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan perlindungan sosial untuk menciptakan generasi yang cerdas dan sehat. Ia juga meluncurkan Program AMAN, yang bertujuan menguatkan ketahanan pangan dan ekonomi lokal melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan serta pemberdayaan industri kreatif seperti kuliner dan kerajinan desa.

Dalam memperjuangkan kesetaraan gender dan perlindungan anak, Nanda mendorong terbentuknya Desa Ramah Perempuan dan Anak, serta menyelenggarakan pelatihan pendidikan dan ekonomi bagi perempuan melalui Himpaudi dan Laqsi. Di bidang kesehatan, ia menggagas pembangunan Rumah Desa Sehat guna memastikan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Pesawaran.

Kiprahnya selama mendampingi suami menjabat sebagai bupati juga tak kalah penting. Ia turut mendukung program-program strategis seperti Gerakan Desa Ikut Sejahtera (Gadis) dan Badan Usaha Jejama Berkembang (Bujang) yang fokus pada penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selama masa pandemi COVID-19, Nanda terlibat langsung dalam distribusi bantuan pangan dan pengembangan program kemandirian pangan bagi masyarakat terdampak.

Dalam Pilkada Pesawaran 2024, Nanda berpasangan dengan Antonius Muhammad Ali sebagai calon wakil bupati.

Pasangan ini didukung oleh partai: Gerindra, Nasdem, PKS, PKB, PAN, PDIP, Perindo, PKN, PBB, Hanura, Garuda. Setelah mengikuti seluruh tahapan Pilkada, mereka sempat menghadapi dinamika hukum ketika Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan kemenangan sementara pasangan calon lawan karena masalah ijazah, dan memerintahkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang digelar pada 24 Mei 2025.

Pelaksanaan PSU berjalan tertib, aman, dan kondusif dengan partisipasi pemilih yang sangat tinggi. Berdasarkan hasil quick count dari sejumlah lembaga independen, pasangan Nanda Indira dan Antonius Muhammad Ali unggul dengan selisih suara yang signifikan, mengungguli lawan politiknya dan menunjukkan bahwa masyarakat Pesawaran memberikan kepercayaan besar terhadap kepemimpinan mereka.

Nanda mengedepankan nilai-nilai kepemimpinan yang inklusif, kolaboratif, dan berintegritas. Ia menjalin komunikasi baik dengan seluruh elemen masyarakat dan partai politik, mengutamakan spiritualitas melalui doa dan kerja keras, serta menolak segala bentuk kekerasan dan arogansi politik. Dalam masa tenang menjelang PSU, ia menyerukan agar seluruh pendukung tetap menjaga ketenangan, menghormati keputusan hukum, dan merayakan demokrasi dengan damai.

Dengan latar belakang yang kuat, pengalaman yang luas, serta dukungan masyarakat yang besar, Hj. Nanda Indira Dendi, S.E., M.M. tampil sebagai simbol kepemimpinan perempuan yang visioner, tangguh, dan berkomitmen membangun Pesawaran yang lebih maju, sejahtera, dan inklusif. (Jim)

Pos terkait