Konten Spesial

Bongkar Post – Keseruan Munzir Eksplor Bandung dan Unpad Melalui Modul Nusantara PMM

 

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Bandarlampung,

Ketertarikan Munzir mengikuti PMM adalah ingin menjelajahi dunia luar selain Unila dan ingin mencoba hal baru.

“Melalui PMM, saya lebih banyak mengenal orang-orang dari latar belakang budaya yang berbeda, dari situ saya belajar toleransi,” ungkapnya saat diwawancarai Senin, 24 Juni 2024, melalui WhatsApp.

Munzir menceritakan pengalamannya mengeksplorasi sistem pembelajaran di Unpad. Menurutnya sistem pembelajaran di Unpad dari segi kualitas dan fasilitas sangat lengkap.

“Yang aku tahu Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) yang ada di Indonesia hanya ada di Unpad. Lalu tugas yang diberikan lumayan cukup sulit sehingga perlu manajemen stres,” ujarnya.

Dari segi sosial budaya, munzir melihat perbedaan yang signifikan dengan daerah asalnya. Orang dengan budaya Sunda cenderung lebih lembut dan basa-basi, sementara di daerah asal Sumatra, orang-orang lebih to the point dalam berbicara,” ujarnya.

Adapun tantangan yang dihadapi munzir selama mengikuti PMM di Unpad yaitu komunikasi dan adaptasi. Hal itu disebabkan karena orang Sunda jarang menggunakan bahasa Indonesia sehingga Munzir harus mempelajarinya terlebih dahulu.

Selain itu, sistem kelas di Unpad yang selalu belajar secara luring juga menjadi tantangan baginya. Anda perlu melakukan manajemen waktu seperti membagi waktu dan memasang pengingat kegiatan dengan alarm.

Keseruan Modul Nusantara juga menjadi pengalaman berharga bagi Munzir. Ia diajak menjelajahi kawasan wisata dan budaya di Bandung seperti Kawah Putih, Situ Patenggang, dan Museum Dirgantara.

Ia juga dikatakan menjadi salah satu tempat wisata budaya yang terkenal di Bandung yaitu Saung Angklung Udjo. Selanjutnya pada Modul Nusantara terakhir, ia diajak mengunjungi Tangkuban Perahu dan Gedung Asia Afrika.

Melalui Program PMM ini Munzir berharap, dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari dan semua hal positif dapat dibawa ke kampus asalnya, Unila. Munzir juga berpesan kepada seluruh mahasiswa Unila, agar tidak patah semangat dan melanjutkan eksplorasi yang ada di sekitarnya.

“Cobalah ke luar area yang nyaman, mungkin kamu bisa menemukan mutiara dengan mengeksplorasi hal-hal di luar tempatmu,” ungkapnya.

Pos terkait

You cannot copy content of this page