Bongkar Post
Pesisir Barat —Lagi dan lagi kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Kabupaten Pesisir Barat Lampung. Terbongkarnya aksi bejat D (55) setelah korban Inisial Mawar (5) bukan nama sebenarnya, keceplosan kepada ibu korban.
Korban merupakan putri dari pasangan WW dan NK. Mirisnya lagi terduga pelaku merupakan tetangganya sendiri. Selasa, (12/12/2023).
Dari keterangan ibu korban kepada wartawan di rumahnya, kejadian pencabulan tersebut terjadi pada 28 November, namun baru diketahui setelah 30 November karena Mawar baru menceritakan kejadian itu.
Mengetahui kejadian pencabulan terhadap sang anak, sontak NK langsung memberitahu sang suami WW yang pada saat itu masih berada di kebun.
“Anak saya sempat dibekap oleh pelaku dan tidak mau menceritakan kejadian itu karena takut dan sudah diancam pelaku,” ungkap ibu korban.
Selanjutnya, NK mendatangi pelaku untuk bertanya dan sempat bersitegang yang menyebabkan pelaku melarikan diri (kabur-red).
“Kami juga sudah membuat laporan di Polres Pesisir Barat pada hari Senin (4/12/2023). Namun tidak diberikan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dari Kepolisian dan sudah melakukan visum,” ujarnya.
Sementara, Dinas Permberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pesisir Barat melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Widya Wati menggatakan setelah mengetahui kasus tersebut pihaknya langsung mendatangi rumah korban.
“Kami sudah bertemu dengan keluarga dan korban, untuk kondisi kesehatanya sudah kita dicek. Alhamdulillah kondisi Mawar tidak trauma lagi, anaknya juga sudah kelihantan ceria,” Kata Widya ditemui di kantornya, Selasa (12/12/2023).
Menurutnya, dari pengakuan korban sendiri ia sudah lima kali dicabuli pelaku namun yang bisa ia ceritakan sebanyak tiga kali karena itu belum lama terjadi.
“Yang pasti langkah awal kami prioritas adalah bagaimana mengembilkan atau memulihkan pisikologis korban agar tidak berlarut-larut dengan trauma berkepanjangan,” tandasnya.
Tidak hanyak itu, UPTD PPA juga sudah berkoordinasi dengan pihak Polres Pesisir Barat agar bisa segera menindak lanjuti laporan yang sudah dibuat oleh keluarga korban dan berharap agar pelaku bisa segera ditangkap. (Eko)







