AYO NOBAR! – (Bakal) Calon Gubernur Lampung Hanan A. Rozak mengajak warga Lampung nobar semifinal Indonesia vs Irak, di Ballroom Hotel Horison Lampung, Jl Kartini 88, Palapa, Kecamatan Enggal, Bandarlampung, Kamis malam mulai pukul 20.30 WIB. | dok. Hanan A. Rozak/Muzzamil
Bongkar Post
BANDARLAMPUNG – Bertempat, kapasitas terundang, dengan semangat yang sama, bakal calon Gubernur Lampung 2024-2029 dari Partai Golkar, Hanan A. Rozak, kembali menghelat nonton bareng (Nobar) Semifinal Piala Asia (Asia Cup) U-23 Qatar 2024, duel perebutan peringkat ketiga antara timnas Indonesia U-23 vs timnas Irak U-23 yang berlangsung di di Stadion Abdullah bin Nasser bin Khalifa, Doha, Qatar, disiarkan langsung RCTI, MNC Vision dan K-Vision, pada Kamis (2/5/2024) malam ini, pukul 22.30 Waktu Indonesia Barat.
Melalui sohib separtai, Tony Eka Chandra, Hanan yang juga anggota DPR/MPR RI dapil Lampung II periode saat ini dan baru terpilih kembali periode 2024-2029 mendatang, mengundang sesiapa pun warga Lampung untuk nobar mulai pukul 20.30 WIB.
Dimana, Bang Tony, Bang Hanan? “Nonton bareng (nobar) gratis juara 3 terbaik se-Asia U-23, Indonesia vs Irak bersama Ir. Hanan A. Rozak, M.S., [bakal] calon Gubernur Lampung 2024-2029. Terbuka untuk masyarakat umum, Kamis 2 Mei 2024, pukul 20.30 WIB, bertempat di Ballroom Hotel Horison Bandarlampung,” undangan berantainya di sejumlah platform media sosial dan perpesanan singkat, Kamis.
“Disiapkan hiburan live music, snack, kopi teh gratis untuk 1.000 orang penonton yang hadir,” warta Tony, warta Hanan, seperti hendak mengulang sukses taja senada sebelumnya saat Indonesia harus menelan pil pahit, dikalahkan Uzbekistan 0-2, pada Senin malam, 29 April lalu.
Saat diminta menebak skor laga ini, melalui pesan singkat, Kamis petang, Hanan yang juga Ketua DPD Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Lampung ini menyahut singkat. Prediksinya, boleh juga.
Penasaran, menurut Hanan, pertandingan malam ini kira-kira berakhir dengan skor berapa-berapa? “Sama kuat. Akan diakhiri adu pinalti,” sahut dia, pukul 17.40 WIB.
Nah, penggila bola, penyayang timnas Indonesia, tunggu apa lagi? Sayang bila ajakan plus undangan satu ini dilewatkan.
Justin Hubner-Rizky Ridho Absen?
Sementara, beredar kabar bikin berdebar, Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC menyebut, bek tengah Timnas Indonesia U-23, Justin Hubner, bakal absen pada laga kontra Irak, Kamis malam. Waduh!
Disitat dari BolaSport.com, kabar ini dirilis AFC melalui laman resminya. Kenapa ya, ada apa ya? Justin Hubner, bakal absen membela Timnas U-23 Indonesia karena akumulasi kartu kuning, sebut AFC.
Dia diganjar kartu kuning saat Indonesia kalah 0-2 dari Uzbekistan di semifinal Senin WIB lalu. Justin diganjar kartu kuning menit ke-90+12. Satu kartu kuning lagi didapatnya saat laga kontra Yordania, menit ke-63. Ada pun, saat perempat final vs Korea Selatan, Justin tak dapat kartu kuning sama sekali.
Dalam laman resminya, AFC menulis Justin bakal absen bersama Rizky Ridho. “Mantan pemain internasional Republik Korea, yang telah membuat sejarah dengan memimpin tim debutan hingga saat ini, juga harus menghadapi tidak tersedianya bek tengah Rizky Ridho. Dan Justin Hubner, yang merupakan komponen kunci dari sistem pertahanan tiga bek mereka,” tulis AFC.
Nah tentu saja, pernyataan laman resmi AFC ini bertentangan dengan regulasi resmi turnamen Piala Asia U-23 2024. Dimana, di aturan yang ditulis di Pasal 54.1.4 regulasi resmi turnamen ini disebut bahwa *”setiap pemain yang baru mengantongi satu kartu kuning dari babak penyisihan hingga babak perempat final tidak akan membawa hukuman tersebut ke semifinal.”
“Setiap Pemain atau Ofisial Peserta yang menyelesaikan Babak Grup dan Perempat Final dan hanya menerima satu (1) peringatan tidak boleh meneruskan peringatan tersebut ke Semi Final,” tulis Pasal 54.1.4 regulasi resmi Piala Asia U-23 2024 dimaksud.
Sampai dengan warta BolaSport.com itu naik siar, belum ada revisi sedikitpun dari laman resmi AFC. Belum ada tanggapan resmi PSSI juga soal kabar tersebut.
Reporter BolaSport.com menengarai, jika kabar ini benar, situasi pertahanan Timnas Indonesia U-23 “praktis dalam bahaya”.
Timnas Indonesia U-23 praktis menyisakan dua nama bek tengah murni saja, yakni Komang Teguh, dan Muhammad Ferarri.
Sebenarnya, Timnas Indonesia masih bisa menarik Nathan Tjoe-A-On ke posisi bek tengah jika diperlukan. Kehadirannya bisa menjadi pengganti absennya dua pemain pilar Garuda Muda di lini pertahanan itu.
Pengingat sebelumnya, saat Indonesia U-23 berhasil mengalahkan Korea Selatan lalu, situs AFC menyebutnya sebagai momen paling dramatis yang pernah terjadi di babak 8 besar.
Pernyataan ini muncul di situs AFC, dalam artikel yang membahas data dan fakta pada rangkaian laga babak 8 besar dan jelang bergulirnya semifinal Piala Asia U-23 2024.
Dalam sebuah poin artikelnya, demikian jurnalis Detik.com, Kris FW melaporkan, federasi sepakbola Asia tersebut menyoroti apa yang AFC sebut “nerves of steel” alias mental baja yang diperlihatkan Timnas Indonesia U-23 ketika menang adu penalti melawan Korea Selatan di babak 8 besar.
Kemenangan dalam penampilan perdana Indonesia di Piala Asia U-23 ini, di babak empat besar kali ini, cuma Indonesia yang belum pernah juara di ajang tersebut.
“Indonesia adalah satu-satunya tim di semifinal yang belum pernah juara dan apakah tim debutan dari Asia Tenggara itu bisa terus melaju demi membuyarkan peluang pertama kalinya sebuah tim dua kali juara di Piala Asia U-23?” sebut AFC.
“Mental baja – publik Indonesia pastinya percaya mereka akan bisa melakukannya setelah kemenangan luar biasa melawan Korea, dengan skuad Shin Tae-yong menang 11-10 dalam adu penalti, momen babak delapan besar paling dramatis yang pernah ada di Piala Asia U-23.”
“Kemenangan mereka (Indonesia) juga membuat Korea akan absen di Olimpiade untuk kali pertama sejak 1984,” demikian dua poin awal artikel di situs AFC tersebut.
Diketahui, Indonesia lolos semifinal Piala Asia U-23 2024 dan kalah saat berhadapan dengan Uzbekistan dalam partai perebutan tiket final. Uzbekistan, juara ajang ini 2018.
Di semifinal lain, ada partai Jepang vs Irak. Keduanya sudah pernah juara Piala Asia, masing-masing 2016 dan 2013, berurutan.
Dalam sejarah Piala Asia U-23 sejak digelar 2013 belum pernah ada satu negara mampu meraih dua gelar juara. Selain Uzbekistan, Jepang, dan Irak, ada pula dua negara lain yakni Korea Selatan (2020) dan Arab Saudi (2022). Di 8 besar Piala Asia U-23 2024 ini, Arab Saudi tunduk dari Uzbekistan, Korea Selatan dikandaskan Indonesia. (Muzzamil)







