Bongkar Post – Budi Hadi Yunanto, Ketua Terpilih GP Ansor Lampung 2024-2028 Gantikan Hidir Ibrahim

Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin saat pidato pembukaan (kiri), Budi Hadi Yunanto (kanan atas), Hidir Ibrahim (kanan bawah). Kolase Grid Art/dok/Muzzamil

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

BANDARLAMPUNG — Tuntas sudah perhelatan Konferensi Wilayah (Konferwil) VIII Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Lampung 2024, yang berkebetulan digelar bertepatan dengan momen akhir tahun 1445 dan awal tahun baru 1446 Hijriyah, di Asrama Haji Islamic Center Rajabasa, Soekarno-Hatta, Rajabasa, Bandarlampung, Sabtu-Minggu, 6-7 Juli 2024.

Gerbong suksesi sekaligus regenerasi, pucuk pimpinan kecabangan provinsi organisasi sosial kemasyarakatan (ormas) pemuda, yang merupakan salah satu badan otonom (banom) ormas keagamaan terbesar di dunia, Nahdlatul Ulama, ini, dilaporkan berderit.

Forum konsolidasi tertinggi tingkat provinsi GP Ansor Lampung ini menetapkan mantan Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Lampung sebelumnya, Budi Hadi Yunanto, sebagai Ketua PW GP Ansor Lampung masa khidmat 2024-2028 menggantikan ketua sebelumnya, ketua tiga periode, Hidir Ibrahim.

Pemilihan ketua baru jadi puncak acara, selain pembahasan isu-isu aktual sebagai bentuk kontribusi organisasi kepemudaan NU ini dalam upaya turut serta ambil peran atas dinamika yang sedang terjadi di negeri ini.

Peserta 15 Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor se-Lampung, menginap di lokasi, registrasi sejak Sabtu siang, ikuti seluruh rangkaian konferensi hingga selesai, plong naik daun.

Plong Konferwil berjalan sukses, sebelumnya plong Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor Addin Jauharudin hadir membuka konferensi berpidato sambutan arahan. Juga untuk menerima penyerahan aset lahan dari Pengurus Cabang ke PP GP Ansor.

Dari semula, seperti rilis ketua pelaksana Yanuar Rizal, rencananya dibuka Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP GP Ansor, HA Rifqi Al Mubarok.

Pidato pembukaan Gus Addin, sapaan Addin Jauharudin menggarisbawahi, GP Ansor memiliki tiga kekuatan energi besar untuk menghadapi tantangan masa depan dengan segala macam dinamika dan perubahannya.

“Tiga kekuatan energi besar itu adalah energi kinetik, energi mekanik, dan energi potensial. Energi kinetik mengacu pada ruang khidmat Ansor terhadap organisasi induknya, yakni Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU),” kata Addin Jauharudin.

Gus Addin mengintensi, Ansor akan selalu menjadi pandu peretas NU mengacu pada prinsip, nilai dan ideologi PBNU. “Ansor akan menjadi penghubung pemikiran yang tua dan muda (communication-gap), termasuk segala tantangannya, seperti dulu semangat Ansor dilahirkan. Akan menjadi peretas, kekuatan yang bisa diandalkan NU,” lugasnya.

Upaya tersebut ujar Gus Addin, tidak bisa dilepaskan dari kumulasi perekayasaan Ansor yang terdiri dari perekayasaan ekonomi, sosial, dan politik. “Energi mekanik ini bisa mendorong Ansor sebagai mesin perekayasa sosial, ekonomi dan politik,” tandasnya pula.

Berikutnya, perekayasaan di atas ditopang oleh konfigurasi kewargaan yang semakin beragam. Sehingga memudahkan Ansor untuk mendistribusikan peran-peran kader ke sektor yang dibutuhkan masyarakat setelah Pemilu rampung digelar di tahun 2024.

“Kader Ansor sudah dipenuhi aktivis tangguh, profesional muda dan orang-orang kreatif. Ini energi besar apabila dimaksimalkan. Mind set kader harus berubah, menjadi pengusaha yang hebat, tokoh sosial yang hebat, dan politisi hebat,” Addin membakar adrenalin.

Dari itu, yang diperlukan hari ini, cara-cara baru, strategi yang fleksibel dengan memegang teguh prinsip organisasi agar Ansor tetap bisa merekam aktivitas masyarakat dan menindaklanjutinya melalui program-program.

“Kita perlu model-model baru yang lebih kreatif dan inovatif. Ansor perlu menguatkan narasi kemandirian organisasi di tengah kader. Sekaligus mengokohkan organisasi komando, satu komando satu barisan,” pungkas dia, usai sesi pembukaan, meninjau stan bisnis di arena Konferwil milik para kader.

Turut takzim khatur selamat, organ komunitas pelinifokus gerakan literasi dan kaderisasi keilmuan keumatan berdimensi Gusdurian, Kelompok Studi Kader (Klasika) Lampung, melalui direktur eksekutif Ahmad Mufid, pada Minggu (7/7/2024) pukul 22.17 WIB.

“Selamat dan sukses atas terpilihnya Sahabat Budi Hadi Yunanto, sebagai Ketua PW GP Ansor Lampung periode 2024-2028 dalam Konferwil Ansor Lampung ke -8,” tutur sang Direktur Eksekutif, Ahmad Mufid.

“Terima kasih atas dedikasinya kepada Sahabat Hidir Ibrahim, M.Si, dalam pengabdiannya sebagai Ketua PW GP Ansor Periode 2012-2024. Semoga ilmu yang telah diterapkan selama berkhidmat untuk umat, dapat menjadi manfaat bagi kemaslahatan nusa, bangsa dan agama,” tutur sang direktur. (Muzzamil)

Pos terkait