Babinsa Bukit Kemuning Kawal Distribusi MBG, 1.629 Penerima Manfaat Terima Makanan Bergizi
Bongkar Post, Bukit Kemuning – Sebanyak 1.629 penerima manfaat di wilayah Bukit Kemuning mendapatkan dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk memastikan distribusi berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran, Babinsa Koramil 412-03/BK Kodim 0412/LU, Sertu Rasbudiyono, turun langsung melakukan pendampingan dan pengawasan di SPPG Suka Menanti. Kamis (29/10/2026).
SPPG Suka Menanti yang dikelola Yayasan Bangun Bangsa Bersama, Desa Suka Menanti, Kecamatan Bukit Kemuning, menyalurkan makanan bergizi kepada siswa TK, SD, SMP, SMA/SMK, serta kelompok 3B yang meliputi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Total penerima manfaat mencapai 1.629 orang, didukung 47 relawan yang terlibat dalam proses penyiapan dan pengiriman paket makanan. Distribusi dilakukan dengan melibatkan pihak yayasan, kepala SPPG, pengawas gizi, pengawas keuangan, serta perwakilan sekolah penerima.
Menu yang disalurkan terdiri dari nasi putih, egg katsu dengan saus BBQ, tahu goreng, tumis kacang panjang dan jagung pipil, serta potongan buah melon.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Rasbudiyono memastikan proses pendistribusian berjalan tertib dan sesuai sasaran. Pengawasan juga menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan, keamanan, standar higienitas, serta kelayakan makanan hingga diterima para penerima manfaat.
Menurut Sertu Rasbudiyono, program MBG memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan gizi anak sekaligus menunjang kesehatan, pertumbuhan, dan konsentrasi belajar siswa.
“Program makan bergizi ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak, sehingga mereka lebih sehat, bersemangat, dan mampu mengikuti kegiatan belajar dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan terhadap program ini juga diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan harian keluarga serta meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak sejak usia dini.
Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat. Melalui pendampingan dan pengawasan secara langsung, pelaksanaan MBG diharapkan berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Anton)






