Bongkarpost.co.id
Bandar Lampung,
Pemerintah provinsi Lampung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung menggelar Gebyar Samsat sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat membayar pajak kendaraan.
Kegiatan tersebut dibuka sekaligus dilakukan pengundian hadiah secara langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, di UPTD Wilayah I Samsat Rajabasa, Bandar Lampung, Selasa (16/12/2025).
Dalam sambutannya, Marindo Kurniawan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada masyarakat Lampung yang selama ini konsisten menunaikan kewajiban perpajakan.
“Kepada seluruh masyarakat Provinsi Lampung yang telah taat membayar pajak, izinkan saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setulus-tulusnya. Kepatuhan ini adalah fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan daerah,” ujar Marindo.
Ia menegaskan, pajak tidak semata kewajiban administratif, melainkan instrumen utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sering kali pajak dipandang hanya sebagai kewajiban. Padahal, dari pajak inilah jalan diperbaiki, layanan publik ditingkatkan, program sosial dijalankan, dan roda pembangunan terus bergerak,” katanya.

Menurut Marindo, pajak menjadi kunci agar Lampung terus melaju sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas.
“Ketika kita melintas di jalan yang mulus atau menikmati layanan publik yang semakin baik, bolehlah kita tersenyum dan berkata, ini adalah hasil dari pajak yang telah kita bayarkan,” tambahnya.
Melalui Gebyar Samsat, Pemerintah Provinsi Lampung ingin menumbuhkan semangat sekaligus mengingatkan bahwa kepatuhan membayar pajak merupakan bentuk partisipasi nyata masyarakat dalam membangun daerah.
“Ini bukan sekadar acara seremonial. Membangun Lampung tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Marindo juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam program pemutihan pajak kendaraan bermotor tahun 2025.
“Antusiasme masyarakat sungguh luar biasa. Tercatat sekitar 456 ribu unit kendaraan telah memanfaatkan program pemutihan. Capaian ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga memperkuat kemampuan daerah dalam menjaga keberlanjutan pembangunan,” ungkapnya.
Selain itu, kebijakan pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) serta pembebasan pokok PKB bagi kendaraan mutasi masuk turut memberikan dampak signifikan. Sekitar 8 ribu unit kendaraan dari luar Provinsi Lampung kini resmi terdaftar di daerah ini.

“Artinya, kendaraan yang beroperasi di Lampung tidak hanya sekadar melintas, tetapi juga berkontribusi langsung bagi pembangunan Lampung,” katanya.
Marindo berharap ke depan pelayanan pajak semakin mudah dan transparan.
“Datang, urus, selesai, lalu pulang dengan rasa bahagia dan tenang. Integritas, kejujuran, dan kepercayaan harus menjadi fondasi utama dalam pengelolaan pajak,” ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat membangun budaya taat pajak tepat waktu.
“Jangan menunggu pemutihan, jangan menunggu diingatkan. Budaya taat pajak tepat waktu akan membawa kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Slamet Riadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Gebyar Samsat bertujuan memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang patuh sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
“Kami ingin memberikan penghargaan nyata kepada masyarakat yang konsisten membayar pajak. Ini adalah bentuk terima kasih pemerintah kepada wajib pajak yang patuh,” ujar Slamet.
Ia menjelaskan, hadiah umrah diberikan kepada wajib pajak yang taat membayar pajak selama lima tahun berturut-turut, sementara hadiah sepeda motor diberikan kepada wajib pajak yang patuh selama tiga tahun berturut-turut.
Dalam Gebyar Samsat tersebut, panitia mengundi berbagai hadiah menarik, di antaranya lima paket umrah, lima unit sepeda motor, tiga televisi, tiga kulkas, serta puluhan hadiah lainnya.(Jim)







