Alasan Konyol! Ditanya BOX P3K, Guru SDN 1 Ciracas Jawab Data Keriset

Alasan Konyol! Ditanya BOX P3K, Guru SDN 1 Ciracas Jawab Data Keriset

 

Bacaan Lainnya

Purwakarta, bongkarpost.co.id – Potret bobroknya pengelolaan sekolah negeri diduga terjadi di SDN 1 Ciracas, Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta. Bagaimana tidak, fasilitas penyelamat nyawa paling murah sekalipun, yakni kotak P3K, tidak dimiliki sekolah.

Uang negara ratusan juta dari Dana BOS cair setiap tahun. Tapi untuk membeli kotak P3K, SDN 1 Ciracas diduga tidak mampu. Atau tidak mau?

Hasil investigasi awak media di SDN 1 Ciracas menemukan fakta: Tidak ada ruang UKS yang layak. Tidak ada kotak P3K. Kosong.

Saat dicecar soal kemana anggaran P3K dan UKS di RKAS tahun ini, salah seorang guru malah mengeluarkan alasan yang sulit dinalar dengan dalih Datanya Keriset

Jawaban ini menjadi blunder fatal. Sebelumnya saat ditanya ruang UKS guru lain beralasan “sudah ngajuin tapi belum di ACC”. Dari dua jawaban ngeles ini, publik bisa menilai sendiri bagaimana manajemen SDN 1 Ciracas.

Apakah data sepenting RKAS bisa tiba-tiba kereset? Jika besok ada siswa jatuh dan pendarahan di lapangan, apakah pertolongannya juga harus menunggu data tidak kereset?

SDN 1 Ciracas diduga melanggar kewajiban mutlak:

1. Permendikbud No. 24/2007 – SD wajib punya UKS dan P3K. Jika tidak ada, akreditasi harusnya anjlok.

2. Permenkes No. 44/2014 – UKS wajib punya sarana P3K aktif.

3. UU Perlindungan Anak – Sekolah wajib melindungi anak dari risiko kesehatan.

Ini bukan soal gedung mewah. Ini soal kotak plastik berisi perban dan betadine. Jika ini saja tidak ada, patut diduga ada pembiaran dan kelalaian kepala sekolah.

Maman Mulyana Ketua PWDPI Kabupaten Purwakarta mendesak keras Dinas Pendidikan Purwakarta dan Korwil Kiarapedes untuk tidak tutup mata. Sidak SDN 1 Ciracas sekarang juga! Audit penggunaan Dana BOS-nya! Jangan tunggu ada siswa yang jadi korban baru bertindak.

Sampai berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah belum bisa ditemui. (Team)

Pos terkait