ADILINA NDRURU: BANTUAN SOSIAL HARUS BERKELANJUTAN, PEMERINTAH DIMINTA PERHATIKAN WARGA KURANG MAMPU DI DAERAH PEMILIHAN V
Bongkar Post, NIAS SELATAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nias Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Adilina Ndruru, kembali menegaskan komitmennya untuk hadir dan berjuang langsung di tengah masyarakat. Selain melaksanakan aksi nyata berupa penyaluran bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan, politisi perempuan yang dikenal dekat dengan konstituen ini juga menyampaikan harapan besar agar pemerintah daerah maupun pusat tidak hanya sekadar memberikan bantuan sesaat, melainkan memberikan perhatian dan kebijakan khusus yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Nias Selatan.
Hal ini disampaikan Adilina Ndruru saat turun langsung ke Desa Hililaora, Kecamatan Sidua’ori, pada Rabu, 3 Juni 2026. Dalam kegiatan tersebut, ia menyalurkan bantuan paket sembako dan kebutuhan pokok lainnya kepada warga yang tergolong kurang mampu dan rentan secara ekonomi. Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud nyata tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat yang dituntut untuk peka terhadap kesulitan yang dirasakan oleh masyarakat di daerah pemilihannya.
Di tengah kegiatan penyerahan bantuan yang berlangsung penuh kehangatan dan haru tersebut, Adilina menjelaskan bahwa kehadirannya di Desa Hililaora adalah bagian dari serangkaian kunjungan kerja dan silaturahmi yang rutin dilakukannya ke berbagai pelosok desa. Ia menyaksikan langsung bagaimana kondisi ekonomi masyarakat di wilayah tersebut masih banyak yang memerlukan uluran tangan, mengingat keterbatasan akses, keterbatasan lapangan pekerjaan, serta kondisi geografis daerah yang cukup sulit yang menjadi tantangan tersendiri bagi warga untuk meningkatkan taraf hidupnya.
“Selain kami hadir untuk memberikan sedikit bantuan yang semoga bisa meringankan beban bapak, ibu, dan saudara sekalian dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, ada hal lain yang jauh lebih besar dan menjadi harapan kami sekaligus harapan masyarakat di sini. Saya berharap dan akan terus mendesak kepada pemerintah Kabupaten Nias Selatan, baik itu melalui kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun program kerja dinas terkait, untuk benar-benar memberikan perhatian khusus kepada masyarakat kita yang hidup dalam kondisi kurang mampu,” ujar Adilina Ndruru di hadapan warga Desa Hililaora.
Politisi yang duduk di Komisi tersebut juga menegaskan bahwa perhatian khusus ini sangat mendesak dan penting, terkhusus bagi masyarakat yang berada di wilayah Daerah Pemilihan V yang menjadi kawasan perwakilannya. Wilayah ini mencakup empat kecamatan besar yang memiliki karakteristik dan tantangan kemiskinan yang cukup kompleks, yaitu Kecamatan Somambawa, Kecamatan Lahusa, Kecamatan Sidua’ori, serta Kecamatan Toma dan Kecamatan Mazino. Menurut catatan dan pantauan langsung yang ia lakukan, di kelima kecamatan inilah masih banyak warga yang belum tersentuh secara maksimal oleh program-program pengentasan kemiskinan, serta masih banyak yang membutuhkan jaminan sosial, akses kesehatan, pendidikan, dan pemenuhan kebutuhan pangan yang layak.
“Daerah Pemilihan V yang meliputi kecamatan Somambawa, Lahusa, Sidua’ori, Toma, hingga Mazino adalah wilayah yang kami perjuangkan sepenuh hati. Di sana, kami bertemu banyak warga yang hidup sederhana, bahkan ada yang sangat kekurangan. Ada keluarga yang anak-anaknya sulit mendapatkan gizi baik, ada lansia yang hidup sendiri tanpa pendapatan tetap, ada juga warga yang sakit namun sulit menjangkau fasilitas kesehatan. Kondisi-kondisi inilah yang membuat kami terus berharap dan meminta kepada pemerintah agar tidak memandang sama rata, melainkan memberikan perhatian khusus, prioritas utama, dan program yang tepat sasaran bagi warga-warga kita di wilayah tersebut,” tegasnya.
Adilina menambahkan, bantuan yang ia berikan secara pribadi atau inisiatif pribadi hanyalah tetesan air di tengah samudera kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, peran pemerintah sangat dituntut untuk hadir dengan kebijakan yang sistematis, berkelanjutan, dan merata. Ia mengingatkan bahwa tugas pemerintah tidak hanya memimpin dan mengatur, tetapi juga memastikan kesejahteraan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang berada di lapisan terbawah dan tinggal di daerah terpencil.
Menurutnya, perhatian khusus yang dimaksud tidak hanya sebatas bantuan sembako saat hari besar atau momen tertentu, tetapi juga mencakup peningkatan akses infrastruktur, pelatihan keterampilan kerja bagi warga agar memiliki kemandirian ekonomi, jaminan kesehatan gratis, hingga pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Kami ingin masyarakat kita yang kurang mampu, khususnya di daerah pemilihan V, merasa diperhatikan, merasa diakui keberadaannya, dan merasa dibantu oleh negara melalui pemerintah daerah. Jangan sampai ada warga yang tertinggal, jangan sampai ada warga yang menderita karena kelalaian atau kurangnya perhatian. Sebagai wakil rakyat, saya akan terus menjadi jembatan aspirasi ini, terus menyuarakan ini di gedung DPRD, dan memastikan setiap usulan dan kebutuhan masyarakat di Somambawa, Lahusa, Sidua’ori, Toma, dan Mazino masuk ke dalam prioritas pembangunan Kabupaten Nias Selatan,” tambahnya penuh semangat.
Warga Desa Hililaora yang menerima bantuan pun mengaku sangat berterima kasih atas kehadiran Adilina Ndruru. Mereka berharap harapan yang disampaikan dapat segera didengar dan ditindaklanjuti oleh pemerintah, sehingga kesejahteraan benar-benar dapat dirasakan hingga ke desa-desa paling ujung sekalipun.
Menutup kunjungannya, Adilina kembali menegaskan komitmen Partai Gerindra yang selalu berpihak pada rakyat kecil. Ia berjanji akan terus bergerak, terus turun ke lapangan, dan terus berjuang agar keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat Nias Selatan, khususnya di wilayah yang diwakilinya, dapat terwujud sesuai dengan apa yang menjadi harapan dan cita-cita bersama.
“Semoga langkah baik ini menjadi awal perubahan, dan semoga pemerintah segera merespons harapan masyarakat kita. Kami akan terus mengawal ini sampai terwujud,” pungkas Adilina Ndruru di akhir pertemuan di Desa Hililaora, Kecamatan Sidua’ori, Rabu (3/6/2026).







