Bongkar Post, LAMPUNG UTARA — Hampir satu dekade menanti perhatian pemerintah, warga Dusun Tulung Mili, Kelurahan Kotabumi Ilir, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, akhirnya memilih turun tangan memperbaiki akses jalan secara swadaya.
Dengan peralatan seadanya dan mengandalkan gotong royong, masyarakat memperbaiki ruas jalan sepanjang kurang lebih 150 meter yang selama bertahun-tahun dikeluhkan kondisinya.
Langkah warga tersebut menjadi gambaran nyata bahwa ketika akses jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat tak kunjung mendapat penanganan, masyarakat terpaksa bergotong royong untuk memastikan aktivitas mereka tetap berjalan.
Ketua RT setempat, Wakiman, mengatakan perbaikan jalan dilakukan murni melalui swadaya masyarakat.
“Sudah hampir 10 tahun jalan kami ini belum diperbaiki oleh pemerintah setempat. Bahkan sering terjadi kecelakaan lalu lintas, dan beberapa tahun yang lalu sampai menimbulkan korban jiwa,” ujar Wakiman, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, selama ini ruas Jalan Tulung Mili baru satu kali mendapat pengaspalan dari pemerintah. Kondisi tersebut membuat warga berharap pemerintah tidak berhenti pada pembangunan yang dilakukan secara swadaya masyarakat.
“Selama jalan Tulung Mili ini diaspal, baru satu kali diperbaiki oleh pemerintah. Kami berharap pemerintah setempat dapat melanjutkan perbaikan jalan yang saat ini sedang dilakukan oleh warga kami,” jelasnya.
Warga berharap kondisi jalan tersebut mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Terlebih, jalan tersebut merupakan salah satu akses yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Keluhan mengenai kecelakaan lalu lintas yang disebut pernah terjadi di ruas jalan tersebut juga menjadi alasan warga memilih melakukan perbaikan secara mandiri.
Gotong royong warga memang patut diapresiasi. Namun, di sisi lain, kondisi ini menjadi pertanyaan bagi pemerintah daerah: sampai kapan masyarakat harus mengandalkan swadaya untuk mendapatkan akses jalan yang layak dan aman?
Warga berharap Pemkab Lampung Utara dapat segera turun ke lapangan, melihat langsung kondisi Jalan Tulung Mili, sekaligus memastikan tindak lanjut perbaikannya agar akses masyarakat tidak lagi menjadi titik rawan kecelakaan dan dapat dilalui dengan aman serta nyaman. (*)







