Puluhan Petani Singkong Datangi DPRD Lampura Laporkan Perusahaan yang Tak Patuhi Aturan

 

Bongkarpost.co.id

Bacaan Lainnya

Lampung Utara,

Puluhan petani singkong kembali mendatangi kantor DPRD Lampung Utara, Kamis, 16 Januari 2025. Sebab, pihak perusahaan masih tak memberlakukan harga yang telah disepakati oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini mereka membawa puluhan ton singkong yang diangkut dengan truk-truk. Sayangnya, seluruh anggota DPRD Lampung Utara sedang ada kegiatan di luar daerah.

Menurut perwakilan petani singkong asal Desa Surakarta, Hardiyanto, kedatangan mereka ini untuk mengajak pihak legislatif dan eksekutif ke perusahaan singkong. Dengan demikian, pemerintah dapat melihat sendiri jika pihak perusahaan tidak patuh dengan kesepakatan yang ada

“Mereka tidak patuh dengan keputusan bersama terkait harga singkong,” ujarnya.

Ia mengatakan, harga yang ditawarkan perusahaan jauh dari harga yang telah disepakati pada akhir tahun lalu. Di perusahaan, harga singkong per kilonya hanya Rp1.150 dengan rafaksi atau potongan sebesar 16-20 persen. Adapun harga yang telah disepakati sebesar Rp1.400 dengan rafaksi sebesar 15 persen.

“Pemerintah harus kawal kami ke sana,,” ucap dia.

Sementara itu, perwakilan petani lainnya, Kasori meminta pihak perusahaan untuk mematuhi semua kesepakatan yang telah dibuat. Jangan lagi ada permintaan kepada supir pengangkut singkong untuk mengikuti harga atau rafaksi yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan. (Rls)

Pos terkait