Bongkarpost.co.id (Bandar Lampung) – Ketua Golkar Bandarlampung, Yuhadi dan Isfan Mahani dinilai kader terbaik untuk menjadi Walikota pengganti Eva Dwiana. Demikian diungkap Ketua Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Kota Bandar Lampung, Martha Ardiansyah.
Menurut Martha, pihaknya menyampaikan bukan tanpa alasan. Dari track record, pengalaman dan potensi yang dimiliki kedua anggota DPRD Bandar Lampung itu, Ketua Ormas pendiri Partai Golkar itu menilai keduanya layak menjadi pemimpin Kota Tapis Berseri.
“Pertama Yuhadi. Ia satu kader Golkar terbaik, anggota DPRD dua periode dan terbukti Ketua Golkar Kota dua periode dengan humanis tanpa gejolak sedikitpun. Kepemimpinannya patut dinilai layak,” kata Martha kepada Media, Kamis (18/8).
Lebih lanjut Martha menjelaskan, Yuhadi juga dikenal dekat dengan Masyarakat dan berpengalaman dalam setiap pesta demokrasi. Masih menurutnya, jaringan dan pengalaman yang dimiliki Yuhadi tentu tidak berkhianat dengan proses yang telah dilalui Yuhadi.
“Ia tergolong dekat dengan masyarakat dan Aleg yang meraih suara terbanyak diantara 49 Aleg Bandar Lampung lainnya pada pileg 2019 lalu, kebiasaannya menyambangi masyarakat otomatis membuatnya memahami persoalan dan solusi untuk Bandar Lampung, apalagi Track Recordnya sangat baik, ia merintis karir politiknya dari nol dan berpengalaman dengan catatan baik dalam kontestasi politik baik Pileg, Pilpres, maupun Pilkada, kemampuan orasinya juga tidak diragukan, subtansial dan agitatif,” sambung Martha.
Martha menambahkan, kader Golkar terbaik berikutnya adalah Isfansa Mahani. Isfan yang merupakan satu dari dua anggota DPRD Bandar Lampung termuda itu dan sekarang menjabat sebagai Ketua Umum Hipmi Bandar Lampung dinilai menjawab kebutuhan kaum milenial saat ini.
“Isfansa adalah politisi muda yang bisa dijadikan sosok andalan dan berpotensi penuh merangkul dan menjawab kebutuhan kaum milenial, pola fikir yang cerdas, berpengetahuan dan berwawasan bisa menjangkau apa yang difikirkan dan diinginkan kaum milenial dan generasi Z hari ini,” ungkapnya.
Popularitas dan keramahan Isfan yang saat menyapa masyarakat juga dinilai bisa merangkul kaum emak-emak yang kebanyakan menyukai sosok pemuda yang ramah, sopan dan cerdas.
(Red)







