Wamen Koperasi RI Dorong Koperasi Agro Mulyo Jadi Motor Ekonomi Desa di Lampung Timur

Wamen Koperasi RI Dorong Koperasi Agro Mulyo Jadi Motor Ekonomi Desa di Lampung Timur

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Lampung Timur

Komitmen pemerintah pusat memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan ditegaskan melalui kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah ke Koperasi Agro Mulyo, Desa Giri Mulyo, Kecamatan Marga Sekampung, Senin (4/5/2026).

Kunjungan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana, Tenaga Ahli Wamen Koperasi Iin Dwi Linawati, serta kepala OPD terkait.

Dalam sambutannya, Wamen Koperasi Farida Farichah menegaskan kehadiran Kementerian Koperasi bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen mendampingi dan memperkuat koperasi di daerah.

“Ini bukan hanya kunjungan formal. Kami hadir untuk memastikan koperasi benar-benar tumbuh, mandiri, dan mampu bersaing. Koperasi harus masuk ke sektor produksi, distribusi, bahkan industri,” tegas Farida.

Ia menyoroti potensi besar Lampung Timur sebagai sentra komoditas unggulan seperti kakao dan alpukat. Menurutnya, koperasi harus mampu mengelola potensi tersebut secara profesional agar menembus pasar nasional hingga internasional.

Farida menjelaskan, tantangan utama koperasi saat ini meliputi tiga hal: akses permodalan, akses pasar, dan kualitas SDM. Untuk menjawab itu, pemerintah melalui LPDB menyediakan pembiayaan berbunga rendah 3 persen khusus bagi koperasi.

“LPDB ini adalah ‘bank-nya koperasi’. Manfaatkan peluang ini. Tapi ingat, koperasi juga harus dikelola secara profesional agar dipercaya pasar,” ujarnya.

Selain itu, Kementerian Koperasi tengah membangun ekosistem koperasi nasional lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terintegrasi digital dan berbasis potensi lokal.

Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela menyampaikan dukungan penuh Pemprov terhadap penguatan koperasi, khususnya membuka akses permodalan, pasar, hingga peluang ekspor.

“Kami siap mendukung, termasuk menghadirkan mitra dari kementerian terkait, Bea Cukai, hingga perguruan tinggi untuk membantu riset dan pengembangan komoditas unggulan seperti alpukat, kakao, dan nanas,” kata Jihan.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar koperasi di Lampung Timur naik kelas dan berdaya saing tinggi.

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan koperasi di daerahnya.

“Kehadiran Ibu Wamen menjadi semangat baru bagi pelaku koperasi dan petani di Lampung Timur,” ujar Ela.

Menurutnya, Pemkab Lamtim terus mendorong penguatan koperasi produksi seperti Agro Mulyo. “Potensi daerah kami sangat besar, mulai dari kakao, alpukat, hingga komoditas lainnya. Tinggal bagaimana kita kelola secara profesional dan terintegrasi,” jelasnya.

Ela juga menegaskan komitmen bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam pendampingan, peningkatan kapasitas SDM, hingga akses pembiayaan.

“Kami siap mengawal program ini agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa. Koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi rakyat,” tambahnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum percepatan transformasi koperasi di Lampung Timur agar lebih modern, profesional, dan menjadi penggerak utama ekonomi desa berbasis potensi lokal.

(Fad)

Pos terkait