Bongkarpost.co.id (Lampung Selatan) – Oknum Kepala Desa Karya Tunggal Kecamatan Katibung, Tubagus Dana Natadipraja ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pengelolaan APBDes Karya Tunggal tahun anggaran 2016, 2017, 2018 dan 2019.
Hal itu seperti dikatakan oleh Kajari Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati saat memimpin Konferensi Pers di Aula Kajari, Kamis (22/12/2022).
Kajari Lamsel, Dwi Astuti Beniyati menerangkan, hasil penyidikan Tim Tindak Pidana Khusus mengerucut pada penetapan status tersangka terhadap sang Kades aktif tersebut.
Dasar penyidikan itu, yakni surat perintah penyidikan Nomor: Print-01/L.8.11/FD.1/06/2022 tanggal 27 Juni 2022 dan Nomor: Print. 01/L.8.11/FD.1/08/2022 tertanggal 25 Agustus 2022.
“Menetapkan tersangka atas nama Tubagus Dana Natadipraja, atas dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pengelolaan APBDes Karya Tunggal tahun anggaran 2016, 2017, 2018 dan 2019,” katanya.
Kajari melanjutkan, Tubagus Dana Natadipraja disangkakan melanggar pasal primer Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia (UU RI) nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
Sebagaimana telah dirubah, dalam UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
Subsider, Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat 1 UU RI nomor 31 tahun 1999 juncto UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
“Dasar penetapan tersangka, telah dipenuhi 2 alat bukti. Perbuatan melawan hukum tersangka Kepala Desa Karya Tunggal TDN, telah menyalahgunakan APDes Karya Tunggal tahun anggaran 2016, 2017, 2018 dan 2019,” tegas Dwi Astuti Beniyati.
Kajari menyebutkan, hasil hitung-hitungan kerugian negara atas dugaan penyimpangan pengelolaan APBDes Karya Tunggal sesuai hasil audit oleh Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan.
“Diperoleh hasil penghitungan kerugian negara yaitu sebesar Rp.821.122.609,66,” tandas Kajari.
Pembacaan penetapan itu, disaksikan oleh Kasi Pidsus Bambang Irawan dan Kasi Intel Samiadji Noer.
(Red)







