Tuntut Gaji, Puluhan RT Desa Sukajaya Lempasing Demo ke Rumah Kades

Bongkarpost.co.id (Pesawaran) – Puluhan RT Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran mendatangi rumah Kepala Desa Zainuri untuk menagih janji gajih yang belum dibayarkan selama tiga bulan hingga saat ini.

Munazir (40) selaku Kepala RT 3/RW 8 sekaligus peserta demo, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, Puluhan RT yang tergabung dalam delapan dusun tersebut melakukan demo ke Rumah oknum kades atas nama Jainuri yang diduga Korupsi Dana Desa (DD) Sukajaya Lempasing Tahun Anggaran 2022.

Bacaan Lainnya

“Kami kesal lah, masa gaji kami sudah tiga bulan tidak keluar-keluar. Nominalnya sebesar Rp. 4.250.000 dan itu ada sebanyak 38 RT,” ujarnya, Senin (30/1/2023).

Dijelaskan, selain menahan gaji RT, oknum kades atas nama Jainuri tersebut pun turut tega menahan BLT DD milik 160 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang notabenenya merupakan warga tidak mampu di desa itu.

“Jadi totalnya uangnya itu sekitar Rp. 300 juta an, itu pun belum buat kader, kaur desa dan juga linmas,” jelasnya.

Kendati demikian, menurutnya, oknum kades tersebut sudah sempat membuat surat pernyataan akan memberikan hak-hak warga dengan tenggat waktu hingga tanggal 30 Januari 2023.

“Waktu itu dia buat surat pernyataan pada tanggal 27 Desember 2022 lalu, dan awalnya pun dia bilang akan melunasi pada tanggal 16 Januari, tapi kami kasih waktu sampai tanggal 30 Januari. Namun, justru hingga saat ini tidak ada yang kami terima,” kata dia

“Kami sudah coba hubungi nomornya, tapi tidak diangkat, nomornya diblokir. Kami datangi rumahnya tidak ada orangnya, kami lapor ke camat, namun lagi-lagi pak camat hanya bilang akan menegur oknum tersebut,” ujarnya.

Tak hanya itu, Munazir juga menilai, pihak berwajib pun terkesan lambat bahkan sudah main mata dalam menangani kasus yang sudah meresahkan warga Desa Sukajaya Lempasing tersebut.

“Kami juga sudah masukkan laporan ke Inspektorat, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Bisa dibilang mereka sudah tutup mata, sudah ada main disitu,” tegasnya.

Oleh sebab itu, dirinya menegaskan, jika pihaknya tak kunjung mendapatkan penjelasan atas hak-hak tersebut, maka puluhan RT akan kembali melakukan demo dengan membawa massa yang lebih banyak dan aksi yang lebih besar.

“Kalau kami tidak kunjung dapat penjelasan, kami akan lakukan demo lagi dan akan melibatkan lebih banyak massa. Kalau perlu warga satu desa ini yang akan kami ajak, bahkan mungkin kami akan menyegel kantor desa jika tak kunjung mendapat penjelasan,” tambahnya.

Sementara Zainuri Kepala Desa Sukajaya Lempasing hingga berita ini diturunkan belum bisa di konfirmasi, diduga yang bersangkutan sudah menghilang terlebih dahulu saat dihubungi via telpon ternyata nomor HP nya tidak aktif.

(Imron/Akbar)

Pos terkait