Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Pemdes Gardu Realisasikan Hotmix Jalan Kampung Bebera 235 Meter

Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Pemdes Gardu Realisasikan Hotmix Jalan Kampung Bebera 235 Meter

 

Bacaan Lainnya

Purwakarta, bongkarpost.co.id – Komitmen Pemerintah Desa Gardu, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar kembali dibuktikan. Melalui realisasi Dana Desa Tahap 1 Tahun Anggaran 2026, jalan lingkungan di Kampung Bebera RT 007 RW 002 kini ditingkatkan melalui pengaspalan hotmix.

Pembangunan yang menyasar ruas jalan dengan panjang 235 meter dan lebar 2 meter tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan Desa. Langkah ini merupakan implementasi dari program Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa yang menjadi prioritas pemerintah desa tahun ini.

Kepala Desa Gardu, Iwan, menyampaikan bahwa pengerjaan konstruksi dijadwalkan tuntas dalam 4 hari kerja. Ia menegaskan, peningkatan struktur jalan ini merupakan ikhtiar untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan akses yang layak dan aman, Minggu (03/05/2026).

“Dengan mengucap syukur, Dana Desa Tahap 1 kami arahkan untuk pengaspalan jalan di Kampung Bebera. Sebelumnya, kondisi eksisting masih berupa jalan tanah dan berbatu yang cukup menyulitkan mobilitas warga, khususnya saat intensitas hujan tinggi,” tutur Iwan saat meninjau lokasi,

Lebih lanjut, Iwan menjelaskan dipilihnya skema swakelola bertujuan untuk memastikan efektivitas anggaran sekaligus membuka ruang partisipasi tenaga kerja lokal. “Prinsip yang kami pegang adalah transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan langsung bagi masyarakat,” imbuhnya.

Pemerintah Desa Gardu menaruh harapan besar agar infrastruktur yang dibangun ini dapat menunjang kelancaran aktivitas warga secara menyeluruh. Jalan yang lebih representatif diyakini akan memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna, mulai dari masyarakat umum hingga para pelajar yang melintas setiap hari.

Hingga berita ini diturunkan, proses mobilisasi material dan alat berat telah berlangsung. Dimulainya pengerjaan fisik ini disambut positif oleh warga yang telah lama menantikan peningkatan akses di lingkungannya. (Maman)

Pos terkait